Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 00.13 WIB

Pemprov Jatim Usulkan Ulang Pembangunan Bandara

Grafis - Image

Grafis


JawaPos.com- Rencana pembangunan bandara di kawasan selatan Jawa Timur harus direalisasikan. Bahkan, pembangunan itu harus diusulkan ulang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Lalu, pengusulannya ditujukan kepada pemerintah pusat.



Wilayah yang berbatasan dengan Samudra Hindia tersebut sangat membutuhkan akses transportasi udara untuk mendukung perekonomian. Hal itu termaktub dalam Surat Gubernur Jawa Timur No 551/195/113.2/2017 perihal Usulan Pembangunan Bandara Umum di Kabupaten Tulungagung bertanggal 19 Januari 2017. Surat tersebut ditujukan kepada menteri perhubungan dan delapan kepala daerah yang sudah meneken surat pernyataan mengenai kebutuhan akan bandara.



Bupati Syahri Mulyo kepada koran ini menyatakan, surat dari gubernur Jawa Timur itu sebenarnya dilayangkan untuk mengamankan kebijakan pusat terkait dengan rencana pembangunan bandara di kawasan selatan. Bandara memang sangat diperlukan untuk meningkatkan perputaran perekonomian maupun aspek lain. ’’Gubernur hanya ingin mengamankan kebijakan pusat,’’ jelasnya.



Syahri mengakui, hal tersebut juga menyangkut kepentingan pemprov maupun pemkab/pemkot di kawasan selatan. Diharapkan, lanjut Syahri, pembangunan bandara secepatnya direalisasikan dan tidak hanya berakhir sebagai wacana. ’’Bandara memang sangat dibutuhkan,’’ katanya.



Dalam surat gubernur itu, ada empat poin. Yakni, Pemprov Jawa Timur menyambut baik rencana dibukanya ruang udara untuk penerbangan sipil oleh presiden yang memungkinkan pembangunan infrastruktur transportasi udara.



Selanjutnya, untuk mengurangi disparitas antara kawasan selatan, tengah, dan utara, diusulkan pembangunan bandara dengan APBN Kemenhub. Selain itu, Pemrov Jawa Timur akan berkontribusi melalui APBD Jatim. Yang terakhir, Balitbang Kemenhub telah melakukan pengkajian awal mengenai rencana pembangunan bandara umum di Tulungagung.



Surat tersebut juga dikirimkan kepada sejumlah menteri, delapan kepala daerah di eks Karesidenan Madiun dan Kediri, serta Danlanud Iswahjudi. Sebelumnya, saat melakukan kunjungan kerja di Tulungagung pada Senin (16/1), Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan, pembangunan bandara harus mempertimbangkan jarak tempuh antardaerah. Apalagi, saat ini ada perubahan tren penggunaan alat transportasi. (rka/and/c23/diq)










Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore