
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PBK) Muhaimin Iskandar
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PBK) Muhaimin Iskandar mengatakan, kemiskinan dan lapangan kerja yang kurang, menjadi salah satu timbulnya masalah radikalisme. Sebab, menurut Muhaimin, lapangan kerja tidak bertambah akan menyebabkan pengangguran makin banyak.
Akibatnya kemiskinan meningkat, sehingga para pengangguran paling mudah terkena isu radikalisme. "Pemuda-pemuda pengagguran adalah ladang potensial bagi kemunculan radikalisme agama," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin di Graha CIMB, Sudirman, Jakarta, Senin (23/1).
Anggota Komisi I DPR ini berpesan, pemerintah harus serius menciptakan sebanyaknya mungkin lapangan pekerjaan, dan para ekonom harus berpikir untuk mencarikan jalan keluaranya.
Menurut Cak Imin, tidak ada kesenjangan di Indonesia adalah menjadi agenda besar bagi pemerintah untuk menuntaskan kemiskinan. Karenanya kalau hal tersebut sudah berjalan maka radikalisme akan hilang. "Pasti radikalisme akan menyusut dengan sendirinya," pungkasnya. (cr2/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
