
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PBK) Muhaimin Iskandar
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PBK) Muhaimin Iskandar mengatakan, kemiskinan dan lapangan kerja yang kurang, menjadi salah satu timbulnya masalah radikalisme. Sebab, menurut Muhaimin, lapangan kerja tidak bertambah akan menyebabkan pengangguran makin banyak.
Akibatnya kemiskinan meningkat, sehingga para pengangguran paling mudah terkena isu radikalisme. "Pemuda-pemuda pengagguran adalah ladang potensial bagi kemunculan radikalisme agama," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin di Graha CIMB, Sudirman, Jakarta, Senin (23/1).
Anggota Komisi I DPR ini berpesan, pemerintah harus serius menciptakan sebanyaknya mungkin lapangan pekerjaan, dan para ekonom harus berpikir untuk mencarikan jalan keluaranya.
Menurut Cak Imin, tidak ada kesenjangan di Indonesia adalah menjadi agenda besar bagi pemerintah untuk menuntaskan kemiskinan. Karenanya kalau hal tersebut sudah berjalan maka radikalisme akan hilang. "Pasti radikalisme akan menyusut dengan sendirinya," pungkasnya. (cr2/JPG)

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
