
Pemain Arema FC berlatih
MALANG KOTA – Arema FC dibilang lamban dalam mengontrak pemain berkualitas dalam persiapan Indonesia Super League (ISL) tahun ini. Apakah alasannya karena tidak punya uang? Berkali-kali manajemen membantah hal tersebut. Manajemen beralasan bahwa pihaknya punya standar sendiri untuk mengontrak pemain.
Nah, meski membantah tidak punya uang untuk merekrut pemain berkualitas, manajemen membenarkan jika dana untuk satu musim kompetisi Arema FC masih kurang. Hitung-hitungan manajemen Arema FC, untuk mengarungi satu musim kompetisi tahun ini, mereka kira-kira membutuhkan sekitar Rp 25 miliar.
Sedangkan hingga kini, dana yang terkumpul masih Rp 7 miliar. Dana itu terkumpul dari tiga sponsor yakni Torabika, Corsa, dan Ijen Suites. Dengan demikian, anggaran Arema FC masih kurang Rp 18 miliar. ”Kami juga mencari sponsor lagi, bidikannya pemilik perusahaan belanja online,” kata Ruddy.
Sedangkan, hitung-hitungan kalau Arema FC akan habis dana Rp 25 miliar ini, sudah berkurang dibanding anggaran tahun lalu. Sebab, ada regulasi untuk pemain asing yang awalnya empat, menjadi tiga pemain. Serta, adanya kewajiban mengontrak pemain usia 23 tahun sebanyak lima orang, yang otomatis harganya lebih murah.
Dari total anggaran itu, paling banyak dipakai untuk menggaji pemain dengan total Rp 20 miliar. ”Dalam satu bulan, uang yang harus dikeluarkan manajemen, kira-kira Rp 1 miliar untuk menggaji pemain, memang cukup besar,” imbuh pria berlatar belakang pengusaha ini.
Sedangkan, untuk dana yang dihabiskan 2016 lalu, menurutnya, sekitar di atas Rp 25 miliar. Untuk nominalnya, belum diketahui pasti. ”Untuk tahun ini turun, tahun lalu belum dibukukan. Sehingga, nominalnya belum diketahui pasti,” imbuhnya.
Saat disinggung soal anggaran Arema FC yang sedikit, sehingga gagal mendapatkan pemain top, Ruddy membantah. Mereka sudah mempunyai standar masing-masing dalam membeli pemain. ”Tidak benar jika kekurangan anggaran. Kalau anggaran menurun dari tahun lalu, betul,” tegas dia.
Saat ini, sebanyak 20 pemain Arema FC berhasil dikontrak. Untuk posisi kiper, ada Kurnia Meiga; mantan kiper Persela Lamongan, Dwi Kuswanto; Utam Rusdiana, kiper ketiga; dan kiper dari akademi Arema, Ahmad Ibnu Adam.
Sementara di posisi stoper yang sudah pasti, misalnya Ryuji Utomo, Bagas Adi Nugroho, dan Oky Derry Andryan. Untuk posisi bek kanan dan kiri, ada Ahmad Alfarizi, Junda Irawan, Benny Wahyudi, dan Saiful Indra Cahya.
Sementara untuk posisi gelandang tengah, ada nama Adam Alis, Ahmad Bustomi, Fery Aman Saragih, Hendro Siswanto, dan Hanif Sjahbandi. Posisi sayap ada Arif Suyono dan Dendi Santoso. Sedangkan striker, Sunarto dan Dedik Setiawan.(asa/c4/riq)
20 Pemain yang Sudah Dikontrak:
Penjaga Gawang:
Kurnia Meiga
Dwi Kuswanto
Utam Rusdiana

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
