Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Januari 2017 | 19.48 WIB

Kulon Progo Dikabarkan Terserang Anthrax, DPR Minta Keterangan Resmi Pemerintah

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Virus anthrax dikabarkan menyerang Kulon Progo, Yogyakarta. Sontak hal ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Apalagi, virus itu dikabarkan telah menelan korban jiwa.

Karenanya, Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah memastikan dugaan menyebarnya virus anthrax di Kulon Progo itu. "Kabar yang kita dengar, Kemenkes telah melakukan penelitian. Sampelnya telah diteliti di laboratorium. Hanya saja, pengumuman resmi belum disampaikan. Tentu ini tetap menimbulkan tanda tanya," ujarnya melalui pesan singkat, Senin (23/1).

Kata dia, dugaan penyebaran virus anthrax ini tidak boleh dianggap remeh. Apalagi, sampai saat ini penularan virus anthrax belum begitu jelas.

"Dunia medis kita belum begitu familiar dengan anthrax. Termasuk obat dan alat-alat yang dibutuhkan untuk menyembuhkan korban," sambung Saleh.

Jika betul ada penyebaran anthrax di Kulon Progo, pemerintah diminta segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan. Pemerintah juga diminta untuk melakukan langkah-langkah antisipatif bagi yang terduga terjangkit virus itu. Termasuk melakukan sosialisasi terkait gejala, penyebab, diagnosa, pengobatan, dan cara pencegahan.

"Masyarakat perlu diberi penjelasan yang akurat soal virus ini. Dengan begitu, masyarakat bisa menghindari dan melakukan hal-hal yang diperlukan jika ada dugaan penyebaran virus itu di lingkungannya," tutur legislator asal Medan itu.

Saleh juga meminta pemerintah mempelajari kasus-kasus penyebaran anthrax yang pernah terjadi di negara lain.  Perlu juga ditelusuri cara pengobatan yang mereka lakukan. Pasalnya, anthrax sudah dianggap sebagai wabah berbahaya, tentu WHO juga sudah memiliki penelitian-penelitian terkait. Hasil penelitian mereka bisa saja dijadikan sebagai referensi awal.

Dia mengatakan, tahun 2002 lalu,  ilmuwan di Universitas Rockefeller, New York, Amerika Serikat, pernah mengklaim menemukan obat untuk mengatasi anthrax. Antibiotik yang diberi nama PlyG Lysin telah pernah diujicobakan dan berhasil. "Tetapi tidak diketahui kelanjutan hasil penelitian tersebut. Mungkin, itupun perlu ditelusuri," pungkas politikus PAN itu. (dna/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore