
Api yang menjalar di salah satu bagian di Pasar Senen
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mengetahui penyebab pasti kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Hingga kini, pemprov masih menunggu penyelidikan dari kepolisian untuk mengetahui penyebab terbakarnya ribuan kios di Blok I dan II Pasar Senen itu.
"Apakah memang karena korsleting atau yang lain, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, Minggu (22/1).
Menurut pria yang akrab disapa Soni itu, apabila gedung Blok I dan II Pasar Senen telah memiliki Sertifikat Layak Fungsi (SLF), standar keamanan gedung seharusnya sudah terpenuhi. Termasuk dari ancaman bencana kebakaran.
"Faktor perilaku pengguna pasar bisa jadi bagian penyebab kebakaran. Di samping faktor fasilitas pasar yang sudah tua," kata Soni seperti diberitakan INDOPOS (Jawa Pos Group).
Di sisi lain, kalangan DPRD DKI berharap pedagang Pasar Senen yang kiosnya terbakar diberikan kemudahan untuk bisa membangun kembali usahanya. Akses ke tempat penampungan sementara pun mesti mudah dijangkau oleh pedagang dan konsumen.
"Kalau bisa di tempat penampungan sementara bisa diberikan secara cuma-cuma dan lokasinya harus gampang diakses oleh pengunjung," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana usai Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta.
Menurut politisi PKS itu, pedagang juga bisa diberikan bantuan permodalan dari pemerintah. Bantuan tersebut bisa dilakukan dalam bentuk pinjaman lunak dari program kredit usaha rakyat Bank DKI.
"Itu sangat memungkinkan. Artinya, pedagang yang menjadi korban kiosnya terbakar harus benar-benar diberikan kemudahan," kata pria yang akrab disapa Sani itu.
Berdasarkan informasi, pedagang korban kebakaran di Pasar Senen akan menempati TPS di Blok V. Pedagang akan dibagi ke beberapa lokasi, seperti di lantai 1 Blok V yang mampu menampung 425 kios dan lantai 2 ada sebanyak 375 kios. (wok/yuz/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
