
Massa Pembela Rizieq Padati Depan Polda Metro Jaya
JawaPos.com - Massa dari beberapa organisasi masyarakat (ormas) yang berdemo untuk mendampingi pemeriksaa imam besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab mulai berkumpul di depan Polda Metro Jaya.
Pantaun JawaPos.com, para peserta aksi berorasi di jalur lambat Jalan Jenderal Sudirman usai berjalan dari Masjid Al-Azhar sekira pukul 09.30 WIB.
Setiba di sana orator dari atas mobil komando mengajak para massa untuk melakukan upacara terlebih dahulu sebelum memulai orasi. "Ayo kita laksanakan dulu upacara mengingat ini hari Senin. Kita sering dicap tidak NKRI," kata dia, Senin (23/1).
Mereka pun menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil menghormat kepada bendera merah putih yang dibawa. Beberapa dari mereka ada yang memasuki jalur cepat di depan Jalan Jenderal Sudirman menuju ke arah Senayan.
Namun, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Iwan Kurniawan mengimbau mereka untuk tidak masuk ke jalur cepat karena bisa menggangu arus lalu lintas disana. Massa yang ada di jalur cepat akhirnya pinda ke jalur lambat yang telah disediakan bagi mereka untuk melakukan aksi. (elf/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
