Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Januari 2017 | 15.21 WIB

Maspion Perkuat Pasar Domestik

Alim Markus menunjukkan kecepatan pompa air Uchida kepada agen dalam promosi produk Maspion di Surabaya akhir pekan lalu. - Image

Alim Markus menunjukkan kecepatan pompa air Uchida kepada agen dalam promosi produk Maspion di Surabaya akhir pekan lalu.

JawaPos.com - Maspion terus menggenjot penjualan produk peralatan rumah tangga dan elektronik untuk kebutuhan domestik. Tahun lalu penjualan produk Maspion mampu tumbuh hingga 30 persen.

Presiden Direktur Maspion Alim Markus menyebutkan, penjualan produk peralatan elektronik bahkan bisa tumbuh 40 persen. ''Pertumbuhan pasar domestik lebih tinggi kalau dibandingkan dengan ekspor,'' katanya setelah demo produk Uchida akhir pekan lalu (21/1).

Untuk produk Uchida, Maspion juga masih mengalami pertumbuhan penjualan 20-30 persen. Merek Uchida melekat pada sejumlah produk. Di antaranya, pompa air, kompor gas, blender, maupun kulkas. Dia menargetkan selama 3 tahun mendatang Uchida mampu menguasai pangsa pasar 50-60 persen. ''Saat ini pangsa pasarnya memang masih kecil dan penjualannya terus kami genjot,'' ujarnya.

Alim menyatakan, pihaknya optimistis dan tidak gentar bersaing dengan produsen asing. ''Kami optimistis karena produk kami sudah terbukti unggul dari hasil demo produk. Bukan hanya produk dari negara lain yang unggul, produk buatan negeri juga bisa bersaing,'' terang Alim.

Selain menyasar pasar dalam negeri, pihaknya membidik ekspor. Kontribusi penjualan ekspor Uchida masih minim sekitar 5 persen. Di antaranya ke Malaysia maupun Timur Tengah.

Secara keseluruhan, penjualan ekspor Maspion berkontribusi 20-25 persen. Salah satunya adalah stainless steel, termasuk Amerika Serikat. Maspion memiliki 36 perusahaan dan 52 divisi yang bergerak di beberapa sektor. Yaitu, properti, kawasan industri, elektronik dan peralatan memasak, aluminium atau baja, serta pelabuhan.

Maspion juga berencana melakukan IPO (initial public offering) dengan bidikan dana USD 200 juta. ''Mungkin tahun ini pada semester 2 atau tahun depan,'' tutur Alim. Di antara 36 perusahaan milik Maspion, baru 3 perusahaan yang berstatus perusahaan publik. Tiga perusahaan tersebut adalah PT Bank Maspion Tbk (BMAS), PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI), dan PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI). (vir/c14/sof)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore