
Perahu Pinisi berlabu di perairan Makassar, beberapa waktu lalu.
Media yang berisi informasi akurat serta foto dan desain yang memikat semakin didambakan pembaca. Hal tersebut disadari betul oleh media-media di bawah bendera Jawa Pos Group (JPG). Karena itu, empat bulan sekali mereka beradu karya tulis, foto, dan desain halaman. Berlomba menjadi yang terbaik demi kepuasan pembaca.
Berikut tiga karya tulis terbaik 2016:
JUARA I : Pinisi yang Tergadai di Tana Beru
Media: Fajar
Tanggal terbit: 28 Desember 2016
Penulis: Mustaqim Musna, Syahrul,
Edward Ade Saputra
Fotografer: Mustaqim, Idham Ama
Industri pembuatan kapal kayu bernama pinisi sudah berabad-abad hidup di Tana Beru, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Wajar jika kemudian Bulukumba dijuluki Butta Panrita Lopi. Industri kapal kayu itu sudah "mengasapi" banyak dapur. Mulai pemodalnya hingga tenaga kerja yang diÂgunakan. Ilmu pembuatan kapal diwariskan secara turun-temurun.
Industri yang menggunakan teknologi sederhana tersebut membuat mata dunia terbelalak. Mereka kagum dengan desain dan kekarnya pinisi. Mereka pun berdatangan memesan kapal yang sudah teruji ketangguhannya itu, bisa mengarungi samudra hingga ke Vancouver, Kanada.
Namun, saat ini ada yang meresahkan warga. Orang asing yang sudah punya modal kuat, juga jejaring yang luas, masuk menggusur pemodal lokal. Awalnya mereka hanya memesan, tapi lambat laun mengambil alih posisi pemodal. Mengganti pekerja-pekerja dengan orang lokal lainnya yang juga piawai membuat pinisi. Pemodal lokal tentu saja kalah fulus, apalagi jaringan. Pasalnya, bule-bule itu menguasai bahasa asing, juga pergaulan luas di dunia internasional.
Kedatangan para pemodal asing tersebut mengusik tim peliput harian Fajar. Mereka menemukan perasaan khawatir di kalangan warga, orang-orang asing itu akan menguasai industri galangan kapal pinisi. Bahkan, ada kekhawatiran industri pinisi tersebut diklaim sebagai budaya mereka, sebagaimana kebudayaan kita lainnya.
Hasil penelusuran tim peliput -yang terdiri atas Mustaqim Musna, Syahrul, dan Edward Ade Saputra- mengungkap bahwa para pemodal asing itu masuk ke Sulsel hanya berbekal paspor dan visa kunjungan, bukan visa kerja. Untuk memperlancar urusan administrasi kependudukan, mereka (sebut saja Mr Youna dan Mr Syafir dari Prancis) memperistri orang lokal. Bahkan, Syafir mengubah namanya dengan aksen Bugis, Syafirudin Pitong.
Pemodal lokal menyebutkan, bukan cuma persoalan asap dapur yang membuat mereka resah, tapi juga budaya terkait ritual-ritual khusus pembuatan pinisi yang dihilangkan. Rasa keadilan pemodal lokal juga terusik. Mereka rajin membayar pajak, sedangkan para pemodal asing itu tidak pernah direcoki retribusi ke pemerintah daerah.
Saat laporan investigasi tentang nasib galangan pinisi yang tergadai di Tana Beru terbit di Fajar pada 28 Desember 2016, pihak yang berwenang saling lempar tanggung jawab. Khususnya soal siapa yang berkewajiban memungut retribusi galangan pinisi milik asing tersebut. Pihak Kemenkum HAM menyebutkan, Pemkab Bulukumba harus membantu mengawasi orang asing. Sementara itu, pihak Pemkab Bulukumba menyatakan, tetap harus ada data terperinci dari pihak imigrasi Kanwil Kemenkum HAM Sulsel terkait keberadaan orang asing di Bulukumba.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
