Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Januari 2017 | 12.55 WIB

Mahasiswa Indonesia Harus Belajar dari AS

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Masa kepemimpinan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendorong anak muda di tanah air wajib meningkatkan daya saing dan kemampuan untuk menjadi bibit unggul. Di era kepemimpinan Trump saat ini, yang perlu ditingkatkan adalah daya saing dan kemampuan.

“Tak ada yang perlu ditakuti, tingkatkan competitiveness saja,” tegas Sekretaris Jendral Ikatan Alumni Amerika Serikat (Alumnas) Jimmy M. Rifai Gani, Sabtu (23/1).

Jimmy menuturkan jumlah mahasiswa internasional di AS ada 1 juta mahasiswa, belum lagi jumlah mahasiswa lokalnya. Sebanyak 20 persen adalah mahasiswa Tiongkok, kemudian disusul India. Sayangnya, kata Jimmy, jumlah mahasiswa Indonesia sangat sedikit.

“Mahasiswa Indonesia di sana hanya 8 ribuan, di bawah 10 ribu. Jauh sekali, kalau Tiongkok misalnya ada banyak mahasiswanya wajar karena populasinya paling banyak. Tapi kita masih kalah jauh. Kalau kita mau menaklukan AS, maka harus belajar dari mereka dulu,” tegasnya.

Menurut Jimmy sebanyak 100 universitas  terbaik di dunia sebagian besar adalah kampus-kampus di AS dengan prosentase 30 persen. Semestinya, lanjutnya, mahasiswa Indonesia bisa memanfaatkan peluang tersebut. AS begitu canggih dengan kemampuan teknologi dan pengetahuan.

“Kita bisa ambil yaitu teknologi. Fenomena perusahaan IT, start up di Indonesia jadi hebat-hebat seperti Tokopedia, Gojek, Kaskus, itu yang memotori adalah lulusan AS. Kenapa? Mereka belajar untuk menerapkan di sini, menerapkan konsep di Indonesia,” jelasnya.

Hanya dengan aplikasi, lanjutnya, dunia saat ini sudah dalam genggaman. Jumlah 8 ribu mahasiswa, kata Jimmy, masih terlalu rendah. Jimmy menambahkan jika Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia meningkat secara kualitas, maka Indonesia perlu banyak profesor lulusan AS menerapkan konsep dan ide di Indonesia.

“Coba tiap mahasiswa bayar USD 25 ribu kuliah di AS, Trump akan berpikir dua kali perketat mahasiswa asing,” tutupnya. (cr1/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore