
Ilustrasi
JawaPos.com – Masa kepemimpinan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendorong anak muda di tanah air wajib meningkatkan daya saing dan kemampuan untuk menjadi bibit unggul. Di era kepemimpinan Trump saat ini, yang perlu ditingkatkan adalah daya saing dan kemampuan.
“Tak ada yang perlu ditakuti, tingkatkan competitiveness saja,” tegas Sekretaris Jendral Ikatan Alumni Amerika Serikat (Alumnas) Jimmy M. Rifai Gani, Sabtu (23/1).
Jimmy menuturkan jumlah mahasiswa internasional di AS ada 1 juta mahasiswa, belum lagi jumlah mahasiswa lokalnya. Sebanyak 20 persen adalah mahasiswa Tiongkok, kemudian disusul India. Sayangnya, kata Jimmy, jumlah mahasiswa Indonesia sangat sedikit.
“Mahasiswa Indonesia di sana hanya 8 ribuan, di bawah 10 ribu. Jauh sekali, kalau Tiongkok misalnya ada banyak mahasiswanya wajar karena populasinya paling banyak. Tapi kita masih kalah jauh. Kalau kita mau menaklukan AS, maka harus belajar dari mereka dulu,” tegasnya.
Menurut Jimmy sebanyak 100 universitas terbaik di dunia sebagian besar adalah kampus-kampus di AS dengan prosentase 30 persen. Semestinya, lanjutnya, mahasiswa Indonesia bisa memanfaatkan peluang tersebut. AS begitu canggih dengan kemampuan teknologi dan pengetahuan.
“Kita bisa ambil yaitu teknologi. Fenomena perusahaan IT, start up di Indonesia jadi hebat-hebat seperti Tokopedia, Gojek, Kaskus, itu yang memotori adalah lulusan AS. Kenapa? Mereka belajar untuk menerapkan di sini, menerapkan konsep di Indonesia,” jelasnya.
Hanya dengan aplikasi, lanjutnya, dunia saat ini sudah dalam genggaman. Jumlah 8 ribu mahasiswa, kata Jimmy, masih terlalu rendah. Jimmy menambahkan jika Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia meningkat secara kualitas, maka Indonesia perlu banyak profesor lulusan AS menerapkan konsep dan ide di Indonesia.
“Coba tiap mahasiswa bayar USD 25 ribu kuliah di AS, Trump akan berpikir dua kali perketat mahasiswa asing,” tutupnya. (cr1/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
