
Presiden Joko Widodo
JawaPos.com - Kicauan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang belakangan memantik polemik, rupanya ditanggapi serius Presiden Joko Widodo.
Menurut Jokowi, keluhan SBY soal merebaknya informasi hoax di dunia maya tak perlu dilakukan. SBY semestinya melakukan langkah konkret alias tak sekedar curhat.
"Saya kira kita berhadapan dengan masalah keterbukaan ini ya seperti itu. Ya kita hadapi karena semua negara juga menghadapi. Nggak perlu banyak keluhan ya," ujarnya saat mengikuti kejuaraan panahan di Lapangan Pusdikzi, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/1).
"Sudah lama kita bertarung dengan yang namanya kabar bohong, yang namanya hoax itu, saya kira kita sudah bertarung lama lah dan ini terus-menerus," ujarnya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menumbuhkan budaya baru dalam berinteraksi, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Masyarakat diimbau membangun kesantunan dalam berucap dan tidak menyebarkan kabar fitnah.
"Dalam kita menyampaikan hal ujaran-ujaran di media sosial jangan menghasut, jangan memfitnah, jangan menyebarkan kabar bohong, jangan menyebarkan ujaran kebencian. Itu yang selalu saya sampaikan ke mana-mana," imbau mantan gubernur DKI Jakarta itu.(nif/rmol/mam/JPG)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
