
Ilustrasi
JawaPos.com - Kerja keras aparat kepolisian akhirnya berbuah manis. Misteri kematian gadis cantik alumni UIT, Rafika Hasanuddin, (22) akhirnya terkuak.
Pelakunya, tidak lain adalah Saleh (38) yang merupakan security di Kompleks Yusuf Bauty, yang sebelumnya seakan menjadi pahlawan karena melaporkan adanya penemuan mayat di kediaman korban pada Kamis malam, 19 Januari.
Dilansir dari fajaronline.com (Jawa Pos Group), motifnya, karena tersangka Saleh kepergok oleh korban saat mencoba mengambil ponsel korban saat kejadian. Sebelumnya, tersangka menguntiti korban yang saat itu jalan kaki masuk ke dalam rumahnya, usia membeli sesuatu di luar rumah.
Korban lupa menutup pintu rumahnya. Hal itulah yang dimanfaatkan Saleh untuk masuk ke dalam rumah. Saat di dalam kamar di bagian depan, korban hendak mengganti pakaiannya dan sempat melorotkan celananya sembari menutupi tubuhnya dengan sarung yang ujungnya digigit.
Di saat bersamaan tersangka masuk dan mengambil ponsel yang terletak di lantai kamar korban. Namun, aksi Saleh itu tepergok korban. Mendiang Rifka mencoba memburu tersangka.
Disinyalir panik, tersangka kemudian membenturkan kepala korban di sisi tembok kamar korban. Tubuh korban jatuh. Kemudian diseret hingga ke depan kamar mandi. Di lokasi itulah, pelaku menusuk dan menggerek leher korban.
Pisau dapur bergagang pink tersebut, kemudian dicuci tersangka untuk menghilangkan jejak dan disimpan di atas topping jendela di bagian belakang. Selanjutnya, Saleh menonaktifkan sakelar aliran listrik di kediaman korban.
Saleh yang dibawa untuk pra rekonstruksi di lokasi kejadian menjelaskan cara ia beraksi. Tersangka juga membenarkan dengan menganggukkan kepalanya saat ditanyakan apakah ponsel korban yang terletak di lantai kamar tersebut, dia yang ambil.
"Iya, saya yang ambil di situ (kamar di bagian depan korban, red,"ungkapnya singkat sembari menunjuk arah kamar korban.
Diskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadma membenarkan, tersangka tunggal melakukan aksinya. "Motifnya mencuri ponsel korban,"bebernya. Terungkapnya kasus ini berkat kerja keras dan kerja sama personel Resmob Gowa, Tim Khusus (Timsus) dan Resmob Polda Sulsel. (eds/sad/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
