Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Januari 2017 | 07.02 WIB

Laporkan Ada Korban Pembunuhan, Ternyata Pak Satpam juga Pelakunya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kerja keras aparat kepolisian akhirnya berbuah manis. Misteri kematian gadis cantik alumni UIT, Rafika Hasanuddin, (22) akhirnya terkuak.

Pelakunya, tidak lain adalah Saleh (38) yang  merupakan security di Kompleks Yusuf Bauty, yang sebelumnya seakan menjadi pahlawan karena melaporkan adanya penemuan mayat di kediaman korban pada Kamis malam, 19 Januari.

Dilansir dari fajaronline.com (Jawa Pos Group), motifnya, karena tersangka Saleh kepergok oleh korban saat mencoba mengambil ponsel korban saat kejadian. Sebelumnya, tersangka menguntiti korban yang saat itu jalan kaki masuk ke dalam rumahnya,  usia membeli sesuatu  di luar rumah.

Korban lupa menutup pintu rumahnya. Hal itulah yang dimanfaatkan Saleh untuk masuk ke dalam rumah. Saat di dalam kamar di bagian depan, korban hendak mengganti pakaiannya dan sempat melorotkan celananya sembari menutupi tubuhnya dengan sarung yang ujungnya digigit.

Di saat bersamaan tersangka masuk dan mengambil ponsel yang terletak di lantai  kamar korban. Namun, aksi Saleh itu tepergok korban. Mendiang Rifka  mencoba memburu tersangka.

Disinyalir panik, tersangka kemudian membenturkan kepala korban di sisi tembok kamar korban. Tubuh korban jatuh. Kemudian diseret hingga ke depan kamar mandi. Di lokasi itulah, pelaku menusuk dan menggerek leher korban.

Pisau dapur bergagang pink tersebut, kemudian dicuci tersangka untuk menghilangkan jejak dan disimpan di atas topping jendela di bagian belakang. Selanjutnya, Saleh menonaktifkan sakelar aliran listrik di kediaman korban.

Saleh yang dibawa untuk pra rekonstruksi di lokasi kejadian menjelaskan cara ia beraksi. Tersangka juga membenarkan dengan menganggukkan kepalanya saat ditanyakan apakah ponsel korban yang terletak di lantai kamar tersebut, dia yang ambil.

"Iya, saya yang ambil di situ (kamar di bagian depan korban, red,"ungkapnya singkat sembari menunjuk arah kamar korban.

Diskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadma membenarkan, tersangka tunggal melakukan aksinya. "Motifnya mencuri ponsel korban,"bebernya. Terungkapnya kasus ini berkat kerja keras dan kerja sama personel Resmob Gowa, Tim Khusus (Timsus) dan Resmob Polda Sulsel. (eds/sad/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore