
Kantor Kampung Kwadeware Distrik Waibu yang terbakar saat bentrok antar pemuda Sabtu (21/1)
JawaPos.com - Inilah akibat dari minuman keras (miras). Sebuah acara goyang lepas sambut tahun baru berujung perkelahian antar dua kelompok pemuda di Kampung Kwadeware Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (21/1) pagi sekitar pukul 06.00 WIT.
Tidak hanya itu, bentrok warga ini juga berbuntut dengan aksi pemakaran terhadap Balai Kampung Kwaderawe, satu unit rumah warga dan 5 sepeda motor ikut dibakar.
Dilansir dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), kobaran api di Balai Kampung dan rumah warga ini merambat cepat sehingga menghanguskan seluruh bangunan.
Wakapolres Jayapura Kompol Tony Pantano, saat dikonfirmasi membenarkan adanya bentrok antar kelompok warga yagn berujung dengan pembakaran balai kampung dan sejumlah unit sepeda motor yang dilakukan oleh para pemuda dari Doyo Lama maupun dari Kampung Kwadeware tersebut.
Menurutnya, kejadian ini berawal adanya acara goyang di salah satu rumah warga di Kampung Kwadeware. Sementara pesta goyang dansa berlangsung, terjadi pemukulan yang dilakukan oleh salah satu pemuda di Kampung Kwadeware terhadap salah seorang wanita dari Kampung Doyo Lama yang diduga karena pengaruh minuman keras.
Tidak terima dengan pemukulan yang dilakukan oleh salah satu pelaku dari Kampung Kwadeware, maka wanita tersebut lalu memberi tahu saudara-saudaranya, sehingga terjadi perkelahian. Hal ini membuat pemuda Kwadeware tidak terima, sehingga langsung membakar 5 unit motor dari para pemuda yang berada di area acara goyang.
Para pemuda Doyo Lama sendiri tidak terima, sehingga berbalik melakukan penyerangan dan membakar Balai Kampung Kwadeware dan juga membakar 1 unit rumah milik pelaku awal yang melakukan pemukulan terhadap wanita dari Doyo Lama ini.
"Kami sudah berhasil menenangkan warga dari kedua kampung ini dan sudah ada 3 orang yang kami amankan, guna dilakukan pemeriksaan. Untuk mengetahui siapa-siapa saja pelaku yang terlibat dalam perkelahian yang berujung pada pembakaran balai kampung, rumah warga, dan 5 unit sepeda motor milik warga," jelas Pantano saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (21/1) akhir pekan kemarin.
Menurut Wakapolores Pantano, bentrokan ini tidak terlepas dari para pemuda yang dipengaruhi oleh miras, sehingga bisa menjadi pemicu terjadinya konflik antar warga di Kampung Kwadeware ini.
"Saya imbau kepada masyarakat untuk menjauhkan diri dari miras, karena miras ini selalu menjadi pemicu dari timbulnya permasalahan dan konflik di tengah-tengah masyarakat," imbuhnya.
Pada pukul 06.30 WIT, anggota sabhara dan staf Polres Jayapura tiba di TKP dan mengamankan situasi.“Kami juga menangkap seorang pelaku yang diduga ikut dalam aksi pembakaran 6 unit kendaraan milik warga kampung Doyo Lama, kami akan melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait dengan insiden ini,”bebernya. (bet/jo/tri/sad/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
