
Persiba masih ragu-ragu untuk berpartisipasi di Piala Presiden 2017.
JawaPos.com - Sikap Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar masih abu-abu menyambut Piala Presiden 2017. Mereka masih berpikir dua kali untuk ikut serta dalam turnamen pramusim itu karena dinilai justru lebih banyak merugikan persiapan tim.
Pelatih Persiba, Timo Scheunemann, sejatinya yakin timnya mampu bersaing di Piala Presiden. Namun, manajemen Persiba belum memberikan lampu hijau. Sebab, komposisi tim belumlah lengkap.
Sekretaris Persiba, Irvan Taufiq khawatir, keikutsertaan Beruang Madu di Piala Presiden justru jadi bumerang. Bukan memaksimalkan persiapan malah merusak psikologis para pemain. “Nanti takutnya jadi bulan-bulanan tim lain. Soalnya kami baru menggelar persiapan,” kata Irvan kemarin.
Jika tim pelatih memberi lampu hijau, Irvan mengaku siap beradu argumen lewat rapat internal. “Sebelum mengambil langkah pasti dibahas dalam rapat. Apakah wajar atau tidak tim yang baru latihan mengikuti turnamen?” tutur Irvan. “Tapi, kalau memang event tersebut dijadikan tim pelatih sebagai ajang untuk mencari lawan uji coba, ya, tidak masalah. Kami mengizinkan. Tapi tetap akan dibahas dulu,” sambungnya.
Apalagi, sampai saat ini pihaknya belum mendapat undangan resmi dari operator terkait dimulainya Piala Presiden 2017. Biasanya, sebelum ada turnamen atau kompetisi, operator lebih dulu mengirim undangan ke klub, kemudian dilanjutkan dengan menggelar manager meeting. Dia juga menampik informasi pembagian grup yang menempatkan Beruang Madu di Grup D bersama Bali United, PS TNI, dan Persija Jakarta.
Terpisah, asisten pelatih Persiba, Haryadi mengaku belum mendapat informasi pasti kapan bergulirnya turnamen tersebut. Mantan juru taktik Beruang Madu di ISL 2010-2012 itu menilai, anak asuhnya lebih baik tidak memikirkan event tersebut. “Lebih baik kami fokus ke persiapan internal dulu,” tuturnya.
Keikutsertaan di Piala Presiden memiliki keuntungan tersendiri. Tim pelatih tidak perlu bingung mencari lawan uji coba sepadan. Tapi jika digelar awal Februari, waktu untuk membentuk tim sangat mepet. “Keputusannya tetap diserahkan ke pelatih kepala (Timo Scheunemann),” pungkasnya.
Kondisi tak jauh beda juga dialami Mitra Kukar. Boro-boro memikirkan tampil di Piala Presiden 2017, skuad Naga Mekes masih berkutat dengan perburuan pemain. Bahkan, anak asuh Jafri Sastra baru menggelar latihan Senin (23/1).
Padahal, rekam jejak Mitra Kukar cukup lumayan di Piala Presiden edisi sebelumnya. Meski sedikit berbau keberuntungan, Naga Mekes nyatanya mampu menembus fase semifinal saat itu. Sayangnya, asa menuju final harus kandas lantaran gagal menaklukkan Persib yang memang menjadi salah satu tim paling siap menghadapi Piala Presiden.
“Jujur saja ini sangat berat. Tim kami belum memulai latihan, tapi kami akan pertimbangkan,” ujar Direktur Operasional Mitra Kukar Suwanto.
Bahkan kemungkinan terbesar, Mitra Kukar akan absen jika pihak penyelenggara tetap kekeuh menggelar Piala Presiden akhir Januari nanti. “Kami akan lihat lagi kekuatan tim yang baru akan berkumpul dua hari lagi. Dari situ, pelatih bisa menentukan bahwa kami layak ikut atau tidak,” imbuh Suwanto.
Terkait hasil drawing yang beredar baru-baru ini, Suwanto mengatakan, tidak mengetahui. Dia menuturkan bahwa sejauh ini manajemen belum dihubungi soal hasil drawing. “Kami belum menerima undangan untuk pertemuan manajer. Saya yakin itu jadwal belum sah, kami akan tunggu dan perhatikan saja. Keputusan kami ikut atau tidak tergantung dari keputusan rapat internal nanti,” tutupnya. (ndu/don/asp/er/k11/ira/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
