
Dikri Yusron Afafa tertantang untuk bisa menjadi kiper utama Sriwijaya FC.
JawaPos.com - Kiper anyar Sriwijaya FC, Dikri Yusron Afafa, bersyukur bisa gabung Sriwijaya FC. Dia mengaku siap meski harus bersaing dengan penjaga gawang level Timnas Indonesia di skuad Laskar Wong Kito.
Di skuad Sriwijaya FC memang bercokol Teja Paku Alam, salah satu kiper Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016. Kehadiran Teja pun sulit digeser mengingat dalam usia muda dia sudah tampil apik pada Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
"Targetnya, pasti yang terbaik. Inginnya memberikan gelar juara musim 2017 bagi Sriwijaya FC," kata Dikri usai latihan tim di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemarin.
Sebagai pemain baru di seragam kuning, Dikri bakal melalui persaingan ketat untuk menempati posisi utama di bawah mistar gawang. Selain Teja yang punya label kiper utama musim lalu, Dikri juga bakal bersaing ketat dengan dua penjaga gawang rekrutan anyar. Salah satunya Rangga Pratama, jebolan Barito Putra.
"Kalau persaingan, menurut saya tidak ada masalah. Karena sebagai atlet, kita memang punya tuntutan bersaing. Itu justru jadi motivasi saya untuk bisa kasih yang terbaik di setiap latihan," tuturnya.
Tetapi dalam skuad, sambung pemain jebolan SAD Uruguay itu, di luar lapangan semua pemain dianggap saudara. "Jadi kalau masalah tampil, biar pelatih saja yang menentukan. Terserah pelatih, siapa yang mau dipasang di pertandingan karena mereka pasti yang lebih paham," tutur pemain kelahiran 5 Januari 1995 itu. (cj11/ion/ce2/ira/JPG)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
