
SETELAH CAPAI KESEPAKATAN: Pekerja proyek langsung membersihkan Jalan Roomo yang penuh gundukan tanah.
JawaPos.com – Jalan Raya Roomo, yang menghubungkan Gresik Kota–Manyar, lumpuh Jumat (20/1) malam. Ratusan warga Kelurahan Tlogopojok, Gresik, memenuhi badan jalan. Mereka melakukan blokade di jalan nasional itu.
Sebuah portal dari kayu dipalang di tengah-tengah jalan. Akibatnya, lalu-lalang kendaraan pun terhenti sejak pukul 19.00. Antrean kendaraan mengular hingga 3 kilometer. ’’Kami tidak akan membuka blokade sebelum ada iktikad baik dari pihak proyek,’’ kata Salam, warga setempat.
Aksi tersebut merupakan reaksi kekesalan warga karena banyaknya dump truck pengangkut material yang berseliweran di jalan itu. Dampaknya, jalanan penuh debu. Bahkan, saat hujan, permukaan aspal menjadi licin akibat banyaknya bongkahan tanah yang jatuh di badan jalan. Kondisi tersebut kerap memicu kecelakaan lalu lintas. ’’Dua hari ini (Kamis dan Jumat, Red) ada 13 orang pengendara jatuh karena jalan licin,’’ tutur Thohirin, tokoh masyarakat setempat.
Laki-laki yang menjabat ketua RT 2, RW 4, Kelurahan Tlogopojok, itu menyampaikan, dump truck pengangkut material wira-wiri di jalan tersebut sejak dua minggu. Puluhan truk mengangkut tanah uruk dari Desa Giri, Kebomas, ke Kelurahan Lumpur, Gresik. Awalnya, warga tidak begitu hirau. Namun, belakangan, banyak sopir dump truck yang tidak tertib. Akibatnya, banyak bongkahan tanah yang berjatuhan di badan jalan. Saat hujan, jalan pun berubah menjadi licin. ’’Warga kesal sudah diingatkan berkali-kali, tapi begini terus,’’ ucapnya.
Susianto, pemimpin proyek, mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan RT/RW setempat. Dia pun berjanji untuk lebih tertib. Misalnya, memasang alat penutup bak truk sehingga bongkahan material tidak berjatuhan. Selain itu, pihaknya mengerahkan pekerja untuk memberihkan aspal dari bongkahan tanah.
’’Protes warga ini akan kami sikapi dengan baik,’’ ujarnya.
Jumat malam puluhan aparat Polsek Gresik Kota melakukan penjagaan di akses tersebut. Kapolsek Gresik Kota AKP Suyatmi menyatakan tetap mengantisipasi hal terburuk. Termasuk kemungkinan adanya aksi perusakan oleh massa. ’’Kami bersyukur, aksi warga berjalan aman,’’ katanya. (mar/c19/ai/sep/JPG)

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
