
Genteng berlogo palu arit yang gegerkan warga Lumajang, Jawa Timur.
JawaPos.com - Warga Lumajang, Jawa Timur mendadak geger. Mereka menemukan ratusan genteng berlogo palu dan arit di belakang rumah Mahfud, warga Dusun Krajan Desa Boreng, Kecamatan Kota Lumajang.
Pada awalnya, pemilik rumah pun kaget dengan penemuan itu. Dia mengaku tak tahu di sekitar rumahnya telah ditemukan genteng berlogo palu arit. Informasi tersebut, justru diketahuinya dari aparat desa dan koramil setempat.
Selama ini, ratusan genteng tersebut sengaja dibiarkan di sekitar halaman belakang rumah, karena sudah tak berfungsi.
Selain cukup tua karena buatan 1962, Mahfud juga tidak mengetahui asal mula genteng tersebut. "Rumah saya ini warisan dari almarhum Imam, kakek saya," ujar Mahfud.
Guna proses penyelidikan lebih lanjut, sekitar 300 biji genteng itu kini diamankan di Mapolres Lumajang. Dari hasil penyelidikan polisi dipastikan genting tersebut bukan produksi baru.
Sedangkan pemilik rumah juga telah dinyatakan bersih dari keanggotaan organisasi terlarang, berlogo palu arit. Warga diimbau tetap tenang, serta tidak mudah percaya terhadap informasi terkait penemuan genteng berlogo palu arit, dari pihak yang tidak bertanggungjawab. (pul/jpnn/jpg)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
