
TENAR: Ira kembali mencuri perhatian ketika menjadi moderator debat cagub DKI pertama pada 13 Januari lalu.
JawaPos.com - Ira Koesno adalah seorang workaholic. Setiap hari dia bekerja, bertemu dengan klien, dan meeting. Jika dia mempunyai sedikit waktu senggang, Oktofin yang bersahabat dengannya sejak 1998 tahu benar keberadaan Ira. Yang pasti, dia tidak berada di kafe atau tempat-tempat ramai. Kemungkinan terbesarnya, Ira berada di toko buku atau di rumah.
’’Kalau memang berniat berlibur, Ira akan mengambil cuti beberapa hari dan menonaktifkan HP-nya. Tapi, kalau cuma sehari, paling dia biasanya membaca buku,’’ kata Ofin yang juga dijumpai di Pisa Café, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat sore (20/1).
Mendengar itu, Ira tertawa dan mengangguk. Kalau di rumah, waktunya tak hanya habis untuk membaca buku. Ira juga melakukan beberapa hal lain yang disukai. Menonton film termasuk di antaranya. ’’Tapi, jangan film horor ya. Buat apa membeli filmnya kalau hanya ditakut-takuti dan terganggu saat tidur,’’ jelasnya.
Gara-gara debat cagub lalu, orang menjadi sadar bahwa umur Ira saat ini tak lagi muda, yakni 47 tahun. Ira tak malu menyebutkan usianya. Dia justru mengapresiasi pendapat orang yang memujinya tetap terlihat muda. Untuk berada di tahapan itu, Ira percaya pada tiga hal dan sudah melakukannya.
’’Ketika sudah berusia 35 tahun, mekanisme dan metabolisme tubuh kita berubah. Jadi, balik lagi, dasarnya adalah pola makan, olahraga, dan istirahat. Ketiga hal ini harus diperhatikan benar-benar,’’ kata perempuan yang memiliki berat badan 50-an kilogram tersebut.
Ira tidak melakukan diet karbo. Dia hanya mengurangi jumlah karbohidrat, memperbanyak asupan protein, sayur, dan buah, serta meminum air putih secara cukup. ’’Saya susah kalau diet karbo. Soalnya saya suka sekali brown bread. Saya paling nggak bisa melihat roti nganggur,’’ ungkap perempuan yang memiliki orang tua asal Jawa Timur dan Jawa Tengah itu.
Untuk olahraga, dia mempunyai target melakukannya minimal tiga kali dalam seminggu. Dua kali pilates dan sekali treadmill. ’’Mau saya alokasikan uang ke salon atau dokter, hasilnya nggak akan maksimal kalau pola makan, olahraga, dan istirahat masih kacau. Tiga hal tadi tetap menjadi basisnya,’’ ucap Ira.
Namun, Ira mengakui, tetap mesti ada bujet untuk perawatan ke dokter kecantikan. Hanya, jangan bayangkan nilainya sampai sepuluh juta rupiah per bulan. ’’Kalau saya mending nggak ya dengan nominal sebanyak itu. Sebab, ada investasi lain yang hasilnya jauh lebih nyata. Walaupun ada dana untuk perawatan, tapi nggak sebanyak itu juga ya,’’ tuturnya dengan riang. (glo/c23/ayi/tia)

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
