Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Januari 2017 | 04.51 WIB

Kapolda Jabar Tak Keberatan Dinonaktifkan sebagai...

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Pihak Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) mengkonfirmasi kesediaan Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan untuk mundur sebagai Ketua Dewan Pembina. 


Menurut Asisten Bidan Hukum DPP GMBI, Fidelis Giawa, Anton mengaku tak keberatan untuk dinonaktifkan. 


Menurut Fidel, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Anton secara lisan ihwal penonaktifan Anton yang sejak tahun 2009 menjabat sebaga Ketua Dewan Pembina. 


"Sudah kami sampaikan secara lisan siang tadi. Tanggapan dari beliau enggak ada masalah. Sebab, sejak awal yang membutuhkan dewan pembina itu kami, bukan beliau yang mengajukan," kata Fidel di kantor GMBI, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Sabtu (21/1).


Surat keputusan pun, ujar Fidel, akan disampaikan kepada Anton, Kapolri, dan Komisi III DPR RI. 


Seperti diketahui, bentrok antara gabungan organisasi masyarakat (ormas) dengan FPI terjadi usai pemeriksaan Rizieq Shihab oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jabar tanggal 12 Januari 2017 lalu. LSM GMBI pun dituding sebagai pemicu dan menyeret nama Anton yang menjabat sebagai pembina GMBI. 


Massa FPI pun melakukan demo ke Mabes Polri untuk mendesak pencopotan Anton lantaran dianggap melindungi GMBI. 


"Kami memandang perlu untuk menjaga objektifitas, netralitas, dan kepastian hukum. Kami ingin kasus Rizieiq murni proses hukum," tandasnya.(nif/rmol/mam/JPG)

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore