
Ferrari tak akan mendapa dana segar langsung lagi dari Formula 1
JawaPos.com - Seiring dengan akuisisi Liberty Media untuk Formula 1 yang akan terjadi selangkah lagi, banyak perubahan yang dirasa bakal tejadi. Fokus mereka jelas meningkatkan popularitas dan revenue kompetisi ini.
Salah satu ide adalah mendistribusikan dana secara adil ke komersial F1. Artinya tak akan ada lagi pengeluaran lebih besar untuk klub yang lebih tua.
Ferrari menerima 90 juta dolar sejak menjadi bagian dari F1. Dua kali lebih besar dari tim-tim macam Manor Racing dan Sauber.
CEO Liberty, Greg Maffei, memastikan distribusi tidak seimbang seperti itu bisa dihentikan. Dia pun menganggap Ferrari bisa mendapat keuntungan tak langsung.
"Jika Anda Ferrari, Anda memiliki revenue sponsor yang sangat besar datang kepada Anda. Saya meyakini dana besar akan lebih terasa positif jika terjadi race yang juga hebat," jelasnya kepada Forbes.
"Sehingga pembayaran tim yang lebih berimbang dan sesuatu yang lebih adil. Saya berekspektasi di pikiran Ferrari, menciptakan platform yang baik akan membantu revenue sponsor. Sehingga ada sisi memberi dan menerima di dalamnya," pungkas dia. (rap/JPG)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
