
Febri Hariyadi masih suka gugup saat bermain di lapangan bersama penggawa Persib.
JawaPos.com - Statusnya memang sudah menjadi wonderkid Persib. Meski begitu, Febri Haryadi mengaku masih merasakan gugup saat bermain di lapangan. Apalagi dia akan memulai debut pada kompetisi resmi Liga 1 musim 2017 ini.
Kemampuan pemain kelahiran Bandung pada 19 Februari 1996 itu memang sudah teruji saat merumput bersama Maung Bandung di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu. Bahkan Febri menjadi idola baru para bobotoh seiring skill yang diperlihatkannya pada turnamen itu. Bermain 14 kali, Febri bisa memasok 3 gol dan dua assist untuk Persib.
“Saya tidak menganggap turnamen kemarin sebagai puncak. Saya masih harus membangun kemampuan saya, mengasahnya, kerja keras lagi. Saya juga harus bisa menjaga konsistensi saat bermain. Karena kan liga musim ini akan menjadi liga resmi pertama saya. Jadi saya harus terus belajar,” ungkap Febri di laman resmi klub.
Meski sudah terbiasa tampil, dia tak menampik jika perasaan gugup masih selalu menghantui kala turun ke lapangan untuk mengolah sikulit bundar. Maklum saja, usia Febri masih terbilang belia untuk ukuran pesepak bola profesional.
“Perasaan gugup masih suka ada. Tapi berusaha untuk percaya diri tapi tidak kepedean. Karena bisa celaka juga kalau kepedean,” ucapnya memungkasi. (ira/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
