
Ilustrasi
JawaPos.com - Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap seorang pria berinisial NF (20) yang ditangkap lantaran kedapatan membawa bendera merah putih dengan tulisan Arab. Ini bertujuan mengetahui apa motif dari aksi pelaku itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik Polda sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi untuk mengungkap kasus dugaan penghinaan lambang negara tersebut. "Masih kita periksa, kita periksa saksi-saksi yang lain, ada empat saksi yang diperiksa," ujar Argo saat dihubungi, Sabtu (21/1).
Argo menuturkan, dari keempat saksi tersebut ada juga saksi dari massa Front Pembela Islam (FPI) yang ikut dalam aksi tuntutan pencopotan Kapolda Jawa Barat di Mabes Polri, Senin (16/1) kemarin.
"Empat itu ada pelapornya, yang melihat yang mendengar (massa FPI yang demo di Mabes)," ucap Mantan Kabid Humas Polda Jatim tersebut.
Sebelumnya diberitakan, polisi meringkus seorang pria yang ikut dalam aksi yang digelar Front Pembela Islam (FPI) di Mabes Polri, Senin (16/1) kemarin. Pria berinisial NF tersebut ditangkap lantaran saat aksi tersebut kedapatan membawa bendera merah putih yang dicorat-coret di bagian tengahnya dengan tulisan Arab.
Argo mengatakan, NF ditangkap di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (19/1) malam. Kata Argo, NF merupakan warga Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. "Pembawa bendera sudah kami tangkap, inisialnya NF berumur 20 tahunan," ujar Argo kepada wartawan, Jumat (20/1). (elf/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
