
TERUS BERPESTA: Sprinter Orica-Scott Caleb Ewan merayakan kemenangannya pada etape 4 Tour Down Under 2017 di Campbelltown, Australia Selatan (20/1).
JawaPos.com - Caleb Ewan terus berpesta di balapan pembuka tahun ini, Tour Down Under (TDU) 2017. Jumat kemarin (20/1), sprinter Orica-Scott itu meraih kemenangan lagi di etape 4 yang berlangsung 149,5 km dari Norwood ke Campbelltown.
Ini adalah kemenangan ketiga Ewan di TDU 2017, alias keempat kalau menghitung kriterium pembuka People's Choice Classic.
Kemarin, lagi-lagi Ewan mengalahkan Peter Sagan (Bora-Hansgrohe). Danny van Poppel (Team Sky) finis di urutan ketiga.
Memasuki TDU 2017, memang banyak yang menjagokan Ewan bakal berjaya di etape-etape sprint. Apalagi, tahun ini tidak banyak pure sprinter yang turun. Peter Sagan memang jago sprint, tapi bukan pure sprinter seperti Ewan.
Meski demikian, mungkin tidak banyak yang menduga Ewan bakal sedominan ini. Menyapu bersih semua etape sprint yang sudah diselenggarakan.
Van Poppel dan Sagan kemarin mencoba melompat duluan meninggalkan Ewan, tapi pada akhirnya tetap disalip pembalap Australia yang baru berusia 22 tahun tersebut.
Menurut Ewan, timnya mampu menarik dan mengantarkannya dengan baik hingga 300 meter menjelang garis finis. Ketika yang lain melompat, dia tidak bingung. ''Saya tidak panik, saya tahu masih ada kesempatan untuk membuka sprint saya,'' tuturnya.
Kini, hanya ada dua etape tersisa di TDU 2017. Sabtu hari ini (21/1), Ewan bisa ''istirahat'' dulu, memberi kesempatan bagi para climber untuk bersinar. Bahkan, hari ini adalah etape paling menentukan untuk merebut juara overall alias general classification (GC).
Etape keenam hari ini berakhir di puncak Willunga Hill. Dia yang unggul di ujung tanjakan sekitar 3 km tersebut, maka dialah juara TDU 2017.
Saat ini, Richie Porte (BMC Racing) berada di puncak klasemen GC, mengenakan ochre jersey (warna oranye tembaga). Peluangnya untuk berjaya sangat besar, mengingat dia telah menjuarai Willunga Hill dalam dua tahun terakhir.
Bedanya, tahun ini Porte tidak harus jadi juara untuk mengamankan klasemen GC. Dia hanya perlu mengimbangi para pesaing terdekatnya.
Banyak yang bilang, akan sangat sulit merebut ochre jersey dari badan Porte. Kecuali terjadi sesuatu di lintasan yang membuat Porte tidak bisa menyelesaikan etape hari ini.
''Bakal sangat sulit untuk mengalahkan dia (Porte, Red). Kita telah melihat dalam beberapa tahun terakhir bagaimana dia begitu mendominasi Willunga Hill. Plus melihat waktu yang dia rebut (di tanjakan Paracombe) kemarin. Pasti bakal sangat sulit,'' ucap Jay McCarthy (Bora-Hansgrohe) yang mengincar posisi podium GC.
Tour Down Under 2017 berakhir Minggu besok dengan lomba sirkuit di tengah Kota Adelaide. Etape parade tersebut akan berakhir lagi dengan sprint, memberi satu lagi kesempatan bagi para sprinter untuk mematahkan dominasi Ewan. (aza)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
