
Foto anggota MUI Istibsjaroh saat bertemu Presiden Israel Reuven Rivlin yang beredar di medsos. (Istimewa)
JawaPos.com - Selangkah lagi Istibsyaroh masuk jajaran pengurus MUI pusat. Rencananya, dia menduduki posisi ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI. Dia akan menggantikan Marwah Daud Ibrahim yang mengundurkan diri. Namun, rencana "promosi" itu buyar lantaran dia dinilai melanggar sikap MUI.
Itu terjadi setelah dia berkunjung ke Israel sekaligus bertemu dengan Presiden Israel Reuven Rivlin Rabu lalu (18/1). ''Saya pastikan Ibu Istibsyaroh ke Israel itu bukan atas nama MUI," kata Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi kemarin (20/1).
MUI akan memanggil Istibsyaroh untuk meminta klarifikasi atau tabayun. Rencananya, awal pekan depan guru besar UIN Sunan Ampel, Surabaya, itu dipanggil ke kantor MUI pusat. Zainut menuturkan, surat keputusan (SK) resmi untuk mengangkat Istibsyaroh sebagai pengurus MUI pusat belum keluar. Setelah kejadian yang menghebohkan publik itu muncul, tentu MUI pusat akan melakukan evaluasi.
Zainut menjelaskan, pimpinan MUI sangat menyesalkan kunjungan tersebut. Sebab, Istibsyaroh yang menjabat di Dewan Pakar MUI Jawa Timur dinilai telah menyalahi kebijakan organisasi. MUI memang melarang semua pengurusnya untuk berkunjung ke Israel dengan alasan apa pun.
Ketua MUI lainnya, Muhyidin Junaidi, juga menyampaikan kekecewaan. Sebab, sampai saat ini MUI memandang Israel sebagai penjajah di muka bumi. Selain itu, Israel dinilai negatif karena tidak kooperatif atas resolusi-resolusi damai keluaran PBB.
Muhyidin mengatakan, kejadian itu pasti menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Atas dasar tersebut, dia berharap Istibsyaroh mengundurkan diri dari MUI. "Supaya dapat mengurangi pro-kontra di publik," ucap dia.
Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, dalam konteks diplomatik, yang tidak boleh saling mengunjungi adalah pejabat negara. Tapi, kalau yang berkunjung adalah warga biasa, sudah banyak contoh setiap tahun. Selama ini cukup banyak orang Indonesia yang berkunjung ke Israel setiap tahun.
"Teman-teman Kristen berziarah ke situ, yang Islam pergi ke Masjidilaqsa. Itu rutin," terangnya di kantor Wapres kemarin (20/1). Itu menunjukkan bahwa yang dilarang masuk ke Israel adalah para pejabat. Sebab, bagaimanapun, pejabat merupakan representasi negara.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyayangkan kunjungan pengurus MUI ke Israel. Seharusnya kunjungan itu tidak dilakukan. Sebab, hal tersebut sangat prinsipiil. Sampai saat ini Indonesia tidak mengakui negara Israel. Sebab, Israel menjajah Palestina. "Kami tidak menerima Israel," ucap dia saat ditemui di gedung parlemen kemarin.
Jika ada orang yang menunjukkan dan membangga-banggakan kunjungan ke Israel, hal itu sama saja dengan menghina para pendiri bangsa dan amanat Pembukaan UUD 1945. (wan/byu/lum/bay/c11/ang)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
