Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Januari 2017 | 16.52 WIB

Sipir Hendak Selundupkan 1 Kg ke Dalam Lapas, Napi Ngamuk

Aparat keamanan berjaga di depan Lapas Klas IIA Jambi untuk mengantisipasi kerusuhan lebih besar. - Image

Aparat keamanan berjaga di depan Lapas Klas IIA Jambi untuk mengantisipasi kerusuhan lebih besar.

JawaPos.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jambi, rusuh. Ribuan narapidana yang menjadi warga binaan di dalamnya mengamuk. Bahkan mereka sampai memecahkan kaca kantor koperasi. Sehingga polisi pun dikerahkan untuk menengkan suasana.


Dilansir dari Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), kejadian itu berlangsung pada Jumat (20/1) sekitar pukul 08.30 WIB. Kapolresta Jambi, Kombes Bernard Sibarani yang turun ke lokasi mengatakan, keributan terjadi akibat adanya beberapa tuntutan narapidana terkait dengan pembatasan barang yang masuk ke dalam Lapas.


“Pertama terkait pemeriksaan barang-barang pabrikan seperti Indomie dan lainnya. Ada kedisiplinan yang belum bisa diterima. Napi meluapkan kekesalannya,” ujar Kombes Bernard Sibarani.


Selain itu juga, keributan dipicu karena masalah penangkapan sipir Lapas yang hendak menyelundupkan 1 Kg ganja kering ke dalam Lapas. “Terkait narkoba juga. Soal penangkapan yang kemarin itu (penangkapan ganja 1 Kg,red),” jelasnya.


Atas keluhan itu, ada beberapa napi yang meluapkan kekesalannya. Bahkan kaca koperasi pecah dilempar menggunakan batu. “Koperasi ada yang dilempar. Pecah kaca sedikit. Dilempar dengan batu kali ya,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jambi, Bambang Palasari mengatakan, para Napi menyampaikan aspirasi terkait adanya kebijakan yang belum disosialisasikan. Misalnya, pemeriksaan makanan yang masuk. Karena petugas yang kurang, jadi Napi menunggu. Ini menyebabkan pemeriksaan yang lama. “Kita sekarang akan evaluasi pemeriksaan itu agar cepat. Sepanjang tidak dilarang undang-undang barang bawaan itu bisa dibawa masuk,” ujar Bambang.


Kendati demikian, untuk barang yang masuk tetap akan diperiksa secara ketat. Sebab, ditakutkan adanya penyelundupan barang terlarang seperti narkoba. Hanya saja, petugas yang akan ditambah.


Dalam meredam kerusuhan di dalam lapas 150 personel kepolisian dari Polresta Jambi dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Mereka terdiri dari Satuan Intelkam, Sabhara dan Buser.  Aparat kepolisian itu ditempatkan di sekeliling Lapas. Mulai dari pintu utama hingga pintu kedua.


Tidak hanya itu, belasan personel TNI juga terlihat di lokasi. Bahkan, anggota bersenjata lengkap Detasemen Gegana Brimobda Jambi yang dipimpin Dansat Brimob, Kombes Pol IKG Wijatmika juga turun ke Lapas Jambi. Untuk menghindari segala sesuatu yang kemungkinan akan terjadi, dua unit mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan ke lokasi. Belasan petugas terlihat siaga di mobil yang terparkir di jalan depan Lapas. (pds/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore