
Ilustrasi
JawaPos.com - Setelah tiga hari dicari polisi, Nurul Fahmi berhasil ditangkap di kawasan Pasar Minggu, Jakara Selatan, Kamis (19/1) malam. Fahmi dituduh mengibarkan bendera merah putih yang dibubuhi kaligrafi Arab lengkap dengan gambar sepasang pedang saat unjuk rasa Front Pembela Islam (FPI) di depan Mabes Polri, Senin (16/1) lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Fahmi diketahui sebagai warga Klender Jakarta Timur bersia 20 tahun. Hingga kini, polisi masih terus menjalani pemeriksaan intensif. Pemeriksaan untuk mengungkap motif sebenarnya Fahmi mengibarkan-kibarkan bendera merah putih yang dibubuhi aksara kaligrafi dan gambar sepasang pedang tersebut.
”Apakah ada yang menyuruh atau bagaimana dan siapa yang menulis di atas bendera. Karena ada undang-undang tentang lambang negara, gak boleh,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/1).
Namun Argo belum bisa memastikan apakah Fahmi adalah anggota FPI atau hanya sekadar simpatisan. ”NF itu pengunjuk rasa, saat unjuk rasa FPI yang bersangkutan ada di lokasi (depan Mabes Polri), dan dia juga bawa bendera yang dicoret itu. Namun belum bisa dipastikan keterkaitannya,” tutur Argo.
Selain menangkap Fahmi, sambung Argo, pihaknya juga menyita selembar bendera merah putih yang sudah ditambahi kalimat beraksara Arab, serta motor yang digunakannya saat berunjuk rasa bersama FPI. Bila terbukti bersalah, Fahmi akan menjadi tersangka dan dijerat dengan Pasal 68 juncto Pasal 57 (a) UU No 24 Tahun 2009 tentang lambang-lambang negara dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Selain itu, polisi juga berjanji akan mengusut bendera merah Putih yang diatasnya ditambahi tulisan ’Metallica Solo Indonesia’ saat konser band Metallica di Gelora Bung Karno pada Agustus 2013. Selain itu, polisi juga akan mengusut bendera merah putih yang dibubuhi tulisan ’Kita Indonesia’ saat digelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada 4 Desember 2016 lalu.
Sayangnya, polisi baru mulai menggelar pengusutan setelah mendapat laporan resmi dari masyarakat. ”Karena kami (bekerja) berdasarkan laporan (masyarakat), selanjutnya kami akan tindaklanjuti,” pungkas dia. (ind/yuz/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
