Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Januari 2017 | 13.20 WIB

Damainya Proses Relokasi Pedagang Buku di Lahan PT KAI

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - selama ini setiap ada upaya relokasi oleh pihak pemerintah terhadap masyarakat atau pedagang kecil selalu menuai penolakan. Tak sedikit penolakan itu berujung pada kericuhan.


Lain halnya dengan pedagang buku bekas Jalan Pegadaian Kota Medan ini. Mereka dengan suka rela memindahkan barang-barangnya ke tempat lokasi baru ke sisi timur Lapangan Merdeka, Jalan Stasiun Kereta Api Medan.  Bahkan upaya pemindahannya pun difasilitasi oeh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai pemilik lahan dengan menyediakan angkutan untuk membawa barang-barang pedagang buku bekas tersebut.


Proses pemindahan itu berlangsung sejak Jumat (20/1) pagi. Pihak PT KAI dibantu aparat kepolisian dan TNI, juga tampak turut mensosialisasikan agar pedagang segera mengosongkan lokasi tersebut. Paling lama Senin (23/1), lokasi harus sudah kosong.


Beni, seorang pedagang buku bekas menaku sudah menerima pemberitahuan soal pengosongan kios di Jalan Pegadaian. "Hari Minggu terakhir karena Senin wajib sudah kosong semua. Komitmen ini diputuskan saat Kapolresta Medan memediasi kami kemarin," ujarnya kepada Sumut Pos (Jawa Pos Group), yang dilansir Sabtu (21/1).


Atas relokasi ini, Beni menyebut, Pemko Medan mengaku siap menjalankan kesepakatan untuk memberikan tempat untuk pedagang sudah menduduki tempat relokasi. "Kami bukan mau melawan. Kami juga bukan tidak mendukung pembangunan. Kami hanya menginginkan alas hak sebagai dasar hukum kami menempati lokasi yang baru," jelasnya.


Menurut Beni, dari hasil kesepakatan dengan Kapolrestabes Medan, Pemko menggaransi akan memberikan alas hak tersebut. "Kami berterimakasih juga karena Kapolrestabes mau memediasi ini. Pada dasarnya kami mau pindah kok, dan Senin seluruh lapak di sini harus kosong," pungkasnya.


Diketahui, kebuntuan soal relokasi pedagang buku bekas Jalan Pengadaian ke sisi timur Lapangan Merdeka, menemui titik terang. Pedagang akhirnya sepakat mengangkut barang dagangannya sendiri dan diberi toleransi waktu sampai Senin (23/1) depan.  "Hari Senin lapak dagangan buku di Jalan Pengadaian harus sudah kosong. Dan kami sepakat untuk pindah ke sisi timur," ujar Donald Sitorus, Ketua Persatuan Pedagang Buku Pegadaian.


Donald mengatakan itu usai pihaknya menghadiri pertemuan di Mapolrestabes Medan, yang difasilitasi Kapolrestabes Kombes Sandi Nugroho, Dandim 0201/BS, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Balai Teknik Kereta Api Kemenhub, jajaran instansi terkait Pemko Medan dan pejabat teras Mapolrestabes Medan. (prn/ila/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore