
Ilustrasi
JawaPos.com - selama ini setiap ada upaya relokasi oleh pihak pemerintah terhadap masyarakat atau pedagang kecil selalu menuai penolakan. Tak sedikit penolakan itu berujung pada kericuhan.
Lain halnya dengan pedagang buku bekas Jalan Pegadaian Kota Medan ini. Mereka dengan suka rela memindahkan barang-barangnya ke tempat lokasi baru ke sisi timur Lapangan Merdeka, Jalan Stasiun Kereta Api Medan. Bahkan upaya pemindahannya pun difasilitasi oeh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai pemilik lahan dengan menyediakan angkutan untuk membawa barang-barang pedagang buku bekas tersebut.
Proses pemindahan itu berlangsung sejak Jumat (20/1) pagi. Pihak PT KAI dibantu aparat kepolisian dan TNI, juga tampak turut mensosialisasikan agar pedagang segera mengosongkan lokasi tersebut. Paling lama Senin (23/1), lokasi harus sudah kosong.
Beni, seorang pedagang buku bekas menaku sudah menerima pemberitahuan soal pengosongan kios di Jalan Pegadaian. "Hari Minggu terakhir karena Senin wajib sudah kosong semua. Komitmen ini diputuskan saat Kapolresta Medan memediasi kami kemarin," ujarnya kepada Sumut Pos (Jawa Pos Group), yang dilansir Sabtu (21/1).
Atas relokasi ini, Beni menyebut, Pemko Medan mengaku siap menjalankan kesepakatan untuk memberikan tempat untuk pedagang sudah menduduki tempat relokasi. "Kami bukan mau melawan. Kami juga bukan tidak mendukung pembangunan. Kami hanya menginginkan alas hak sebagai dasar hukum kami menempati lokasi yang baru," jelasnya.
Menurut Beni, dari hasil kesepakatan dengan Kapolrestabes Medan, Pemko menggaransi akan memberikan alas hak tersebut. "Kami berterimakasih juga karena Kapolrestabes mau memediasi ini. Pada dasarnya kami mau pindah kok, dan Senin seluruh lapak di sini harus kosong," pungkasnya.
Diketahui, kebuntuan soal relokasi pedagang buku bekas Jalan Pengadaian ke sisi timur Lapangan Merdeka, menemui titik terang. Pedagang akhirnya sepakat mengangkut barang dagangannya sendiri dan diberi toleransi waktu sampai Senin (23/1) depan. "Hari Senin lapak dagangan buku di Jalan Pengadaian harus sudah kosong. Dan kami sepakat untuk pindah ke sisi timur," ujar Donald Sitorus, Ketua Persatuan Pedagang Buku Pegadaian.
Donald mengatakan itu usai pihaknya menghadiri pertemuan di Mapolrestabes Medan, yang difasilitasi Kapolrestabes Kombes Sandi Nugroho, Dandim 0201/BS, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Balai Teknik Kereta Api Kemenhub, jajaran instansi terkait Pemko Medan dan pejabat teras Mapolrestabes Medan. (prn/ila/iil/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
