
Pada sesi hari pertama, logo Nike masih terpampang di kostum latihan.
JawaPos.com - PSM memastikan mengganti apparel untuk kompetisi Liga 1 musim 2017. Sebagai penyuplai jersey, PSM tidak lagi menggunakan produk Nike, seperti musim sebelumnya, saat sebagian menganggap PSM seperti Ajax-nya Indonesia.
Dengan demikian, desain dan warna dasar kostum PSM musim ini dipastikan akan lebih segar. Ini sudah tampak pada kostum baru yang digunakan saat latihan.
CEO PSM Munafri Arifuddin, rencana musim ini jersey akan kembalikan ke merah maroon untuk kostum kandang. “Supaya tidak ada lagi orang bilang PSM ibarat Ajaxnya Indonesia,” katanya.
Sementara, untuk kostum tandang disiapkan warna hitam dan biru muda. “Hitamnya tentu lebih elegan, dan birunya juga tidak terlalu terang,” kata Munafri.
Pada kostum latihan, Syamsul Haeruddin dkk mengenakan jersey berwarna merah cerah dengan garis biru dilengan, persis dengan salah satu jersey latihan Barcelona FC. Kostum latihan kedua, masih dengan motif yang sama tapi warna dasar biru tua.
Hari pertama dan hari kedua, jersey latihan PSM Makassar masih pakai tanda centang di dada sebelah kanan. Namun, pada hari ketiga, Kamis (18/1) logo Nike sudah dibuka, tapi di celana dan kaos kaki logo brand tersebut masih tampak.
Tentu saja ini salah satu bukti jika PSM tidak lagi memakai brand Nike untuk musim depan. Lalu apparel apa yang akan digunakan skuat Juku Eja? Hal itu belum dibeberkan manajemen.
Namun, saat sesi latihan PSM Makassar ada brand lain yang melekat di tubuh pemain, yakni produsen pakaian olahraga dari Jerman, adidas. Tampak pada rompi yang digunakan saat game internal.
Hal ini diperkuat oleh pernyataan Munafri yang menginginkan jersey PSM musim ini menggunakan aparel internasional. Seperti musim 2016 yang baru saja selesai, PSM menggunakan jersey dari Nike (apparel asal Amerika Serikat). “Kita tidak mau dengan brand lokal,” ujar Munafri.
Selain itu, dia mastikan desain jersey PSM akan lebih elegan dengan brand internasional. Hal ini bertujuan agar meningkatkan pendapatan di sektor merchandise pada kompetisi resmi musim 2017. Dipastikan, Bosowa Semen masih menjadi sponsor utama PSM musim depan, Sehingga logo Bosowa Semen masih terpasang sendiri di jersey bagian depan. (pojoksulsel/ira/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
