
TARGET JUARA: Para pemain PSM Makassar saat menjalani latihan.
JawaPos.com Di belakang ada Hamka Hamzah, bek tersubur musim lalu. Bergerak ke tengah, Rasyid Bakrie, salah seorang gelandang terbaik di Indonesia Soccer Championship (ISC), bertugas. Sedangkan di depan, penyerang tim nasional Ferdinand Sinaga bakal menebar ancaman. Di luar mereka, masih ada bek jebolan Liga Prancis Steven Paulle dan eks fullback timnas Zulkifli Syukur, gelandang alumnus timnas U-19 Asnawi Mangkualam, serta penyerang yang tampil gemilang di paro kedua ISC Titus Bonai. Dan, mereka semua bermain di bawah komando Robert Alberts, pelatih yang pernah membawa Arema juara Indonesia Super League. Jadi, wajar kalau ambisiusnya Pasukan Ramang –julukan PSM– itu membuat mereka mulai difavoritkan juara di Indonesia Liga 1 yang bergulir pada Maret mendatang. ’’Kalau lihat kondisi sekarang, kami optimistis. PSM target juara,’’ ujar Munafri Arifuddi, CEO PT PSM, kepada Fajar (Jawa Pos Group).
Munafri menambahkan, meski sudah demikian agresif di bursa pemain sejauh ini, PSM masih akan mendatangkan setidaknya dua penggawa lagi. Pemain incaran itu akan mengisi posisi gelandang sayap dan penyerang.
Bisa jadi satu di antara dua pemain buruan itu adalah legiun asing. Sebab, saat ini PSM baru punya dua pemain asing, Wiljan Pluim (gelandang/Belanda) dan Steven Paulle (bek/Prancis). Sesuai dengan regulasi PSSI, berarti Pasukan Ramang punya satu slot pemain asing dari negara Asia. Namun, Appi, sapaan akrab Munafri, menolak menyebutkan siapa pemain incaran PSM berikutnya. ’’Kita masih dalam proses pencarian. Mudah-mudahan secepatnya,’’ ujar Appi. Pada latihan perdana tim di Stadion Gelora Andi Mattalatta Senin lalu (16/1), PSM membawa para pemain buruannya itu ke hadapan publik. Mereka telah ikut berlatih meski sebagian belum teken kontrak resmi. Ada Rivky Mokodompit (kiper/eks Semen Padang FC), Zulkifli Syukur (bek/eks Pusamania Borneo FC), Ghozali Muharam Siregar (winger/eks Gresik United), dan Asnawi Mangkualam Bahar (gelandang/eks Persiba Balikpapan). Dua nama anyar lainnya yang belum ikut bergabung di latihan perdana itu adalah Hamka Hamzah (bek/eks Arema FC) dan Satrio Syam (bek/eks Semen Padang FC). Keduanya putra Sulawesi Selatan. Melihat posisi pemain yang baru didatangkan, seluruhnya sesuai dengan kebutuhan PSM saat ini. Berkaca pada TSC, lini belakang jadi masalah terbesar. Dari 34 pertandingan, Syamsul Haeruddin dkk kebobolan 46 kali. Di antara tim tujuh besar klasemen akhir TSC, hanya PSM yang kebobolan lebih dari 40 gol. Sang juara, Persipura Jayapura, cuma kebobolan 27 gol. Arema FC yang berada di posisi kedua malah lebih sedikit, 22 gol.
’’Lini pertahanan memang harus ditingkatkan kinerjanya jika ingin juara. Untuk lini penyerangan, saya kira musim lalu sudah bagus,’’ kata Alberts.
Perubahan besar PSM, tentu saja, juga memakan korban. Total ada sembilan pemain yang terdepak. Mereka adalah Ivan Wahyudi (gelandang), Ahmad ’’Tolle’’ Hisyam (bek), David Ariyanto (kiper), Zulvin Zamrun (bek), Maldini Pali (gelandang), dan Muchlis Hadi Ning (striker) di barisan pemain lokal. Sedangkan tiga legiun impor yang tak lagi diperpanjang kontraknya adalah Kwon Jun (bek/Korea Selatan), Ronald Hikspoors (gelandang/Belanda), dan Luiz Ricardo (striker/Brasil). (yat/JPG/c19/ttg)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
