
FAVORIT SELFIE: Wisatawan memanfaatkan pemandangan indah di Desa Wisata Pujon Kidul untuk foto-foto, Kamis (19/1).
JawaPos.com – Baru dua bulan dipermak, kawasan wisata di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, ini sudah mencuri perhatian wisatawan. Panorama indah berlatar belakang perbukitan plus taman dan Kafe Sawah, telah menjadi destinasi wisata alternatif. Lokasi ini menjadi tempat favorit ber-selfie ria. Karena itu, dalam catatan pihak desa, setidaknya ada 5.000 wisatawan yang berkunjung per bulan.
Kepala Desa (Kades) Pujon Kidul Udi Hartoko yang ditemui di Kafe Sawah, membenarkan, keberadaan spot selfie ini mendongkrak kunjungan wisata. Pendapatan desa pun ikut terkerek. Dalam satu tahun, pendapatan asli desa (PADes) Pujon Kidul menembus Rp 80 juta. Ini capaian PADes tertinggi dibandingkan dengan 377 desa lain se-Kabupaten Malang. Rata-rata desa lain hanya mendapatkan PADes antara Rp 8 juta–Rp 10 juta.
”Targetnya bisa hingga Rp 100 juta. Syukur-syukur bila bisa mencapai Rp 150 juta,” terang Udi.
Pendapatan itu berasal dari jasa parkir, retribusi warung, dan pajak homestay. Hingga saat ini sudah ada 53 homestay yang ada di Pujon Kidul. Karena itu, desa ini lolos lima besar desa wisata nasional kategori homestay pada 2016 lalu.
Udi Hartoko belum puas dengan destinasi seluas 6.397 meter persegi di persawahan yang ada sekarang. Karena itu, dia bersama pengelola sudah merancang fasilitas tambahan berupa meeting room dengan konsep terbuka. Selain itu, ada wisata edukasi pengembangan budi daya padi organik. Juga disiapkan area bank sampah yang di-support dari corporate social responsibility (CSR) salah satu bank swasta. ”Ya, namanya juga lokasi wisata. Tentu ada banyak potensi sampahnya, itu yang harus kami atasi,” sambung Udi.
Tak hanya itu saja, karena ada pengembangan berupa arena berkuda. Ini untuk mewadahi masyarakat yang memiliki peliharaan kuda.
Dengan beragam kreativitas itulah, Pujon Kidul pada awal Desember 2016, didapuk sebagai Desa Program Kampung Iklim (Proklim) Nasional oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hanya ada 22 desa di seluruh Indonesia yang didapuk sebagai Desa Proklim.
Dari Jawa Timur, hanya diwakili Desa Pujon Kidul saja. Karena itu, desa ini juga menjadi peserta lomba pengelolaan homestay tingkat ASEAN. ”Pujon Kidul yang masuk lima besar terbaik homestay, kami ikutkan lomba di tingkat ASEAN,” tambah Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara. (by/c2/abm)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
