Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2017 | 22.28 WIB

25 Ribu Pengunjuk Rasa Tolak Trump!

salah seorang pendemo Trump - Image

salah seorang pendemo Trump

JawaPos.com – Menjelang pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump, kota New York dipadati 25 ribu pengunjuk rasa. Salah satunya seorang kakek 72 tahun pensiunan bernama Clark Luster yang berbaris di New York. Terakhir dia ikut berdemo pada tahun 1960 untuk memprotes Perang Vietnam.

Lebih dari setengah abad kemudian, pensiunan 72 tahun dari Asheville, North Carolina ini mengatakan ancaman baru telah memaksa dia untuk kembali turun ke jalan memprotes Presiden terpilih Donald Trump. "Kita harus melakukan sesuatu tentang dia," kata Luster kepada The Huffington Post, Kamis (19/1) waktu AS.

"Apa yang terjadi sejak pemilu, janji kabinet, lalu campur tangan hubungan Trump ke Rusia. Semua hal ini datang bersamaan dan tak masuk akal," tukasnya.

Luster adalah salah satu 25.000 orang, menurut inagurasi Trump. Produser film Michael Moore dan Walikota New York Bill de Blasio berbicara di tengah demonstran anti-Trump. Tokoh lainnya, termasuk aktor Robert De Niro, Mark Ruffalo dan Cher, bergabung kerumunan individu.

"Saya tidak percaya dia adalah presiden yang sah, dan saya pikir dia harus pergi," tukasnya.

Para pengunjuk rasa khawatir dengan keluarga mereka atas dampak pemerintahan Trump terkait isu rasisme. "Donald Trump dapat mengontrol agenda di Washington, tapi kami mengontrol nasib kami sebagai orang Amerika," kata salah satu pengunjuk rasa, De Blasio di kerumunan demonstran yang memasang tenda di luar Trump International Hotel.

"Kami tidak takut akan masa depan. Kami pikir masa depan akan cerah jika suara rakyat didengar. Kami akan berjuang bersama-sama,” ungkapnya.

Aktris dari Brooklyn, Rosie Perez menantang peserta reli untuk bersatu melawan intimidasi. “Donald Trump dari kota ini, dia adalah New Yorker, seluruh dunia menyaksikan,” tukasnya. "Demo ini merupakan penegasan bahwa kita akan bersatu, ada energi yang luar biasa,” imbuhnya.

Unjuk rasa mewarnai hari inagurasi Trump nanti malam waktu AS. Walikota Minneapolis, Betsy Hodges juga mengatakan Trump telah menyerang nilai-nilai kelompok imigran, muslim, kaum disabilitas dan komunitas LGBT.

"Harapan saya untuk aksi ini adalah bahwa orang mulai memikirkan apa agenda proaktif untuk empat tahun ke depan," kata Hodges.

Trump akan berkantor di Gedung Putih usai dilantik dan berganti kekuasaan dari Presiden Barrack Obama. Trump juga sudah menentukan komposisi kabinetnya yang akan bekerja empat tahun ke depan. (Huffington Post/cr1/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore