
Grafis bobol ATM
JawaPos.com - Dua ATM di sebuah minimarket di Jalan Raya Cimuncang, Sukabumi, tepatnya dekat Terminal Sukaraja disatrono kawanan perampok. ATM tersebut milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri. Aksi pembobolan mesin ATM itu diperkirakan terjadi Kamis (19/1) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diduga tiga orang dan berhasil membawa uang total Rp 190.200.000. Di antaranya dari ATM Bank BRI sebesar Rp 48.500.000 dan ATM Bank Mandiri Rp 141.700.000.
Informasi yang dihimpun, pelaku berhasil masuk melalui gudang belakang minimarket dengan menjebol atap gudang yang terbuat dari material asbes. Setelah itu, pelaku mematikan kabel CCTV ketika akan mendobrak pintu belakang ke minimarket.
Karyawan Minimarket, Saepul Bahri menjelaskan, melihat rekaman CCTV milik BRI yang tidak sempat diputus oleh pelaku, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.15 WIB. “Kalau dilihat dari CCTV yang diputar, menunjukkan jaringan terputus itu sekitar pukul 01.15 WIB. Jadi dimungkinkan para pelaku masuk sekitar jam segituan,” katanya kepada Radar Sukabumi (Jawa Pos Group).
Menurut Saepul, sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian, sejumlah karyawan sudah mengetahui ada kejadian aneh di minimarket setelah alarm keamanan sempat berbunyi. Alarm tersebut terkoneksi ke telepon selular pimpinan minimarket. “Gak lama, pimpinan saya menugaskan Rina Puspitasari, salah seorang karyawan yang kediamannya tak jauh dari lokasi untuk mengecek kondisi di tempat kejadian,” terang Saepul.
Kemudian, lanjut Saepul, setibanya di lokasi, karyawan yang ditugaskan memeriksa gagal masuk ke minimarket karena tak memiliki kunci kantor. Minimarket baru berhasil dibuka sekitar pukul 04.00 WIB setelah pemegang kuncinya datang ke lokasi. “Saat masuk ke minimarket, dua mesin ATM di dalamnya sudah dalam kondisi rusak,” katanya.
Lebih lanjut Saepul mengatakan, selain membobol dua mesin ATM, kemungkinan para pelaku juga telah mencuri sejumlah minuman dan rokok. “Kalau kerugian kami sendiri belum bisa dipastikan berapa, karena belum ada pemeriksaan dari perusahaan. Tapi, kalau melihat rak rokok yang berada di belakang kasir dan rak minuman yang sudah berantakan, kemungkinan ada yang diambil pelaku,” terangnya.
Sementara itu, Kabagops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman Salim menjelaskan, bila melihat dari rekaman CCTV pelaku berjumlah tiga orang. “Para pelaku mungkin lupa atau tidak tahu, masih ada CCTV yang aktif di mesin ATM, jadi kita bisa mengetahui jumlah pelaku yang beroperasi. Mereka menggunakan sarung tangan dan penutup wajah,” ungkapnya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan aksi pembobolan mesin ATM tersebut. “Kita masih dalami penyelidikan dan terus mengumpulkan keterangan dari para saksi,” tukasnya.
Terpisah, Manajer Bisnis Mikro (MBM) BRI Cabang Sukabumi R Balya Taufik membenarkan dan menyayangkan bahwa ATM BRI di minimarket Jalan Raya Cimuncang itu dibobol kawanan maling. “Kita sudah berkoordinasi dengan polresta, kita tunggu hasil penyelidikannya,” kata Taufik. (pj/cr10/yuz/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
