Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2017 | 21.21 WIB

Prostitusi Terselubung: Para ABG Masuk Apartemen dengan Berpakain Sopan

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Praktik prostitusi di Kota Bekasi yang menjadikan apartemen sebagai lokasi eksekusi semakin marak. Para perempuan penjaja seks tidak lagi didominasi kalangan orang dewasa, tapi juga Anak Baru Gede (ABG). Cara pemasarannya lewat media sosial.

Geliat praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur di Kota Bekasi, sebenarnya sudah lama terjadi. Selain, memasarkan diri secara online, para ABG tersebut memanfaatkan oknum yang bekerja di apartemen untuk menawarkan jasa kenikmatan sesaat itu.

Penelusuran Radar Bekasi (Jawa Pos Group), salah satu hunian vertikal yang menjadi langganan para pelaku adalah apartemen di Jalan A Yani. Apartemen ini bersebelahan dengan Islamic Center Bekasi. Hanya dipisahkan oleh sodetan Kali Bekasi.

Geliat praktik esek-esek di apartemen itu, mulai tampak sekitar pukul 20.00 malam. Para ABG berusia di bawah 17 tahun yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah terlihat berseliweran di depan apartemen.

Mereka bukanlah para pemilik unit apartemen itu. Bukan pula keluarga pemilik unit. Tapi mereka bebas ke luar masuk unit. Padahal, untuk naik ke salah satu unit, harus memiliki kartu akses masuk yang hanya dimiliki pemilik unit.

Mengapa bisa lolos? Modusnya bekerja sama dengan oknum yang bekerja, baik sebagai Office Boy (OB) maupun oknum Sekuriti. Bukan hanya itu, di salah satu sudut, bahkan terlihat semacam kantor yang ‘melegalkan’ sewa menyewa apartemen ‘berstandar’ hotel. Praktik sewa-menyewa unit pun bisa dilakukan per jam.

Kepada para tamu yang akan menyewa unit, baik harian maupun per jam, biasanya ditawarkan foto profil ABG yang bisa dieksekusi. Harga cocok, target pun langsung dikontak. Rp500 ribu per jam sudah termasuk sewa unit.

Biasanya, para ABG tersebut datang dengan menggunakan ojek maupun diantar sesama rekannya. Busana yang dikenakan masih terlihat sopan. AB, salah satu pekerja di apartemen dengan empat blok itu mengungkapkan, praktik esek-esek perempuan di bawah umur sudah lama terjadi.

“Udah lama kalau itu, coba aja perhatikan kalau malam jam 20.00 WIB sampai jam 22.00 WIB. Suka liat ABG masuk pake motor diantar temannya, terus sejam dua jam ke luar lagi, terus ada yang masuk lagi. Udah biasa itu mah, yang jaga juga pada tahu. Dapat ordernya dari dalam. Kalau gak pakai Twitter,” ungkap AB.

AB melanjutkan, bukan tanpa alasan para pembeli kenikmatan seks itu menggunakan apartemen untuk mengeksekusi perempuan yang dibelinya. ’’Apartemen lebih aman ketimbang check in di hotel atau di kosan. Hampir semua apartemen di Kota Bekasi ini ada yang dipakai begitu,’’ ungkapnya seraya mengaku umumnya para perempuan di bawah umur yang menjajakan seks itu masih berstatus pelajar. ’’Ada yang sekolahnya di negeri. Ada juga yang lulusan luar negeri,’’ cetusnya enteng.

Praktik esek-esek di apartemen rupanya sudah diendus aparat kepolisian. Sedikitnya empat orang digerebek Polres Metro Bekasi Kota dalam dugaan kasus prostitusi online. Informasi yang diterima Radar Bekasi, empat orang dengan berbagai peran tertangkap dalam penggerebekan, kemarin malam. Mereka, MA (36), BG (21), RY (24), dan AC (16).

Dalam pengerebekan itu, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti berupa alat kontrasepsi kondom baru sebanyak satu fak, kondom bekas pakai, uang tunai Rp800 ribu, empat unit telepon selular, dan sebuah pakaian dalam. Keempatnya diamankan guna penyelidikan. Rencananya, pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota akan melakukan rilis pada Jumat (20/1) ini pukul 08.00 WIB.

Jika terbukti bersalah keempat orang yang ditangkap itu diancam Pasal berlapis, yaitu Pasal 296 KUHAP tentang Perzinaan, Pasal 88 Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 27 Ayat 1 Undang-Undang ITE atau Transaksi Elektronik dan Pasal 2 Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang. (dat/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore