Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2017 | 20.18 WIB

Tamu Belanda Gembira Menari Gembira

RIANG: Nicole Verhoeve (tiga dari kiri) dan Hans Vasse (tiga kanan) menari bersama orang tua murid Mutiara Bunda 3 School kemarin. - Image

RIANG: Nicole Verhoeve (tiga dari kiri) dan Hans Vasse (tiga kanan) menari bersama orang tua murid Mutiara Bunda 3 School kemarin.

JawaPos.com – Senyum siswa-siswa Mutiara Bunda 3 School menyambut kedatangan tamu spesial mereka. Kamis (19/1) sekolah di Jalan Medokan Ayu itu dikunjungi perwakilan Jan van Brabant College dari Helmond, Belanda. Kunjungan itu adalah tindak lanjut kerja sama pertukaran pelajar yang akan dilaksanakan kedua sekolah.


’’Good morning, welcome to Mutiara Bunda School,’’ sapa para siswa kepada Nicole Verhoeve dan Hans Vasse. Keduanya menerima karangan bunga dari guru diiringi lantunan gamelan Jawa. Setelah duduk, mereka disuguhi penampilan tari gembira yang dibawakan guru dan murid Mutiara Bunda School.


Di tengah penampilan, Nicole bergabung dan menari bersama. Perwakilan dari Yayasan Jan van Brabant College tersebut tampak gembira. ’’Ini pengalaman pertama bagi saya, tidak menyangka akan mendapat sambutan seperti ini,’’ tuturnya.


Setelah itu, Nicole dan Hans berkeliling sekolah. Mereka terkesan dengan interior sekolah yang didesain ceria dan warna-warni, jauh dari kesan kaku. ’’Suasana yang menyenangkan membuat siswa lebih nyaman belajar,’’ kata Nicole.


Bagi Nicole, meningkatkan rasa nyaman penting dilakukan untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar. Dengan suasana yang menyenangkan, siswa tidak merasa sedang belajar, tetapi harus efektif agar ilmu yang diberikan guru bisa terserap oleh anak-anak.


Dalam kunjungan balasan itu, Nicole menyatakan sudah menanti program pertukaran pelajar yang akan dilakukan kedua sekolah. Harapannya, para murid yang terlibat dalam kegiatan itu bisa menimba pengalaman. Kemudian, ada manfaat bagi kehidupan mereka mendatang. ”Kalau biasanya kebutuhan mereka disiapkan orang tua, di program ini mereka harus memenuhi kebutuhannya sendiri,” ujarnya.


Rencananya, program pertukaran pelajar dimulai Mei mendatang. Sepuluh siswa Mutiara Bunda School jenjang SMP dan SMA dikirim ke Belanda untuk belajar di sana selama sepuluh hari. Mereka akan tinggal di rumah host family. ”Karena itu, sejak sekarang, mereka sudah dilatih kemandirian,” terang owner Mutiara Bunda School Linda Irene.


Sejak Februari 2016, para siswa yang akan berangkat pertukaran pelajar diberi tambahan pelajaran bahasa Inggris. Kemudian, mereka juga mengikuti pelatihan mengurus keperluan sendiri. Sekolah menyediakan apartemen agar siswa berlatih tanpa bantuan orang tua atau orang dewasa lainnya.



Selanjutnya, antara Oktober atau November 2017 mendatang, giliran siswa dari Belanda yang datang ke Indonesia. Linda menjelaskan, dirinya sengaja mengajak kerja sama sekolah di Eropa agar para siswanya bisa belajar lebih banyak. ’’Jadi bisa memperkaya pengetahuan mereka tentang budaya-budaya yang ada di luar kita,” imbuhnya. (ant/c17/nda/git/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore