Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2017 | 18.48 WIB

Prihatin Kecelakaan, Ciptakan Rem Otomatis

APLIKATIF: Calvin Alfa Roji (kiri) menunjukkan cara kerja rem otomatis yang diterapkan pada kereta bayi. - Image

APLIKATIF: Calvin Alfa Roji (kiri) menunjukkan cara kerja rem otomatis yang diterapkan pada kereta bayi.

JawaPos.com – Inovasi keselamatan kereta bayi dapat diciptakan tiga mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Radipta Ady Candra, Kuslita Ardhiani, dan Calvin Alfa Roji menciptakan rem otomatis untuk kereta bayi.


”Alat itu kami desain agar tidak lagi terjadi insiden yang selama ini marak, kereta bayi ngloyor sendiri. Setelah kami teliti, insiden tersebut mayoritas terjadi karena pendorong lupa mengunci rem pada roda kereta bayi,” ungkap Radipta sambil menunjukkan automatic braking baby stroller (astro) kepada Jawa Pos, Kamis (19/1).


Menurut dia, astro dilengkapi beberapa alat tambahan. Misalnya, pendeteksi sensor, remote control, dan dua motor penggerak yang diletakkan di kedua roda belakang. Motor itu berfungsi mengerem otomatis saat kereta bayi berada di luar jangkauan pendorong.


Untuk mempermudah operasional alat, tiga mahasiswa D-4 jurusan teknik komputer tersebut menggunakan tiga tombol sederhana. Posisinya berada pada pegangan kursi roda. Tiga tombol itu saling menghubungkan alat dalam sistem otomatis astro. ”Tombol silver digunakan untuk kalibrasi jarak, merah untuk rem manual, dan kuning untuk kembali menonaktifkan rem,” jelas mahasiswa semester V tersebut.


Jika sudah mode otomatis, astro langsung bekerja maksimal. Termasuk memberi tahu kepada sang ibu jika posisinya saat ini berada jauh dari si buah hati. Misalnya, dalam jarak tiga meter, sensor langsung mengirimkan sinyal pada remotecontrol yang ada pada sang ibu. ”Remote akan bersuara,” terangnya. Astro cukup pakai baterai bertenaga 6 volt dengan tenaga motor mencapai 23 volt. ”Kalau habis, tinggal di-charge ulang,” imbuhnya.


Ke depan, ketiganya berharap alat yang mereka ciptakan sebagai tugas ujian akhir semester (UAS) itu bisa dipasarkan secara luas. Dengan produksi masal, Calvin berharap angka kecelakaan karena kelalaian penggunaan kereta bayi bisa diminimalkan. (elo/c16/nda/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore