
APLIKATIF: Calvin Alfa Roji (kiri) menunjukkan cara kerja rem otomatis yang diterapkan pada kereta bayi.
JawaPos.com – Inovasi keselamatan kereta bayi dapat diciptakan tiga mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Radipta Ady Candra, Kuslita Ardhiani, dan Calvin Alfa Roji menciptakan rem otomatis untuk kereta bayi.
”Alat itu kami desain agar tidak lagi terjadi insiden yang selama ini marak, kereta bayi ngloyor sendiri. Setelah kami teliti, insiden tersebut mayoritas terjadi karena pendorong lupa mengunci rem pada roda kereta bayi,” ungkap Radipta sambil menunjukkan automatic braking baby stroller (astro) kepada Jawa Pos, Kamis (19/1).
Menurut dia, astro dilengkapi beberapa alat tambahan. Misalnya, pendeteksi sensor, remote control, dan dua motor penggerak yang diletakkan di kedua roda belakang. Motor itu berfungsi mengerem otomatis saat kereta bayi berada di luar jangkauan pendorong.
Untuk mempermudah operasional alat, tiga mahasiswa D-4 jurusan teknik komputer tersebut menggunakan tiga tombol sederhana. Posisinya berada pada pegangan kursi roda. Tiga tombol itu saling menghubungkan alat dalam sistem otomatis astro. ”Tombol silver digunakan untuk kalibrasi jarak, merah untuk rem manual, dan kuning untuk kembali menonaktifkan rem,” jelas mahasiswa semester V tersebut.
Jika sudah mode otomatis, astro langsung bekerja maksimal. Termasuk memberi tahu kepada sang ibu jika posisinya saat ini berada jauh dari si buah hati. Misalnya, dalam jarak tiga meter, sensor langsung mengirimkan sinyal pada remotecontrol yang ada pada sang ibu. ”Remote akan bersuara,” terangnya. Astro cukup pakai baterai bertenaga 6 volt dengan tenaga motor mencapai 23 volt. ”Kalau habis, tinggal di-charge ulang,” imbuhnya.
Ke depan, ketiganya berharap alat yang mereka ciptakan sebagai tugas ujian akhir semester (UAS) itu bisa dipasarkan secara luas. Dengan produksi masal, Calvin berharap angka kecelakaan karena kelalaian penggunaan kereta bayi bisa diminimalkan. (elo/c16/nda/sep/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
