
Petugas Pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan api di Pasar Senen, kemarin.
JawaPos.com - Sebanyak 35 persen dari 153 pasar yang dikelola PD Pasar Jaya kondisinya tidak memadai. Hal itu disebabkan kondisinya masih berupa bangunan lama dan belum direnovasi.
Humas PD Pasar Jaya Gatra Vaganza mengklaim, 65 persen dari 153 pasar sudah menggunakan bangunan baru dan telah dilengkapi dengan sistem pengelolaan kebakaran dengan baik. "Masih ada 35 persen yang jadi perhatian kita," ungkap Gatra saat dikonfirmasi, Jumat (20/1).
Gatra memastikan, pasar-pasar yang telah direnovasi sudah lengkapi alat pemadam kebakaran yang strategis. Namun, dia mengakui, beberapa pasar yang belum direnovasi, alat pemadam kebakaran belum sepenuhnya terintegrasi dengan baik.
"Kalau untuk pasar-pasar lama yang belum sepenuhnya direnovasi, itu yang pasti ada penjagaan kita di sana. Security patroli keliling memastikan kondisi aman. Hanya, kalau pemicu (kebakaran) dari satu kios, kalau kecil pun kita sulit deteksi," tuturnya.
Dia juga mengakui, untuk mencegah terjadinya kebakaran di pasar tradisional juga butuh kerja sama dari semua elemen di pasar, termasuk pedagang. Perlu kesadaran dari segala pihak untuk sama-sama peduli keselamatan.
Kata Gatra, seluruh pedagang di pasar tradisional juga sudah diimbau setidaknya memiliki alat pemadam api ringan (APAR) di kiosnya masing-masing. Hal ini agar ketika terjadi kebakaran, para pemiliki kios dapat langsung bereaksi.
Diketahui, pada Kamis, 19 Januari, kebakaran melanda Pasar Senen Blok I dan II. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 04.43 dini hari. Api yang berkobar di Pasar Senen baru bisa dipadamkan pada Jumat dini hari pukul 00.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran mengakui kesulitan memadamkan api, karena kios yang terbakar kebanyakan merupakan barang tekstil yang mudah terbakar.
Sedikitnya 1.691 kios terdeteksi habis dilalap si Jago Merah di Pasar Senen. Jumlah ini merupakan jumlah terakhir yang tercatat hingga pukul 20.47, Kamis, 19 Januari 2017. Daerah terbakar berada pada kios di Blok 1 dan blok 2 lantai 1 sampai dengan lantai 4. (elf/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
