
BERDUKA: Pelajar SMAN 1 Gresik takziah ke rumah almarhumah di Jalan Tanjung Harapan III, Perum Gresik Kota Baru.
JawaPos.com – Rumah keluarga Rifka Oktavia Kholidia di Jalan Tanjung Harapan III, Perum Gresik Kota Baru (GKB), penuh teman-teman Rifka pada Kamis (19/1). Duduk bersila, mereka menengadahkan tangan untuk mendoakan teman mereka yang telah pergi. Banyak yang menangis. ”Kami, keluarga besar SMAN 1 Gresik, sangat berduka,” kata Kepala SMAN 1 Gresik Suswanto.
Rifka dikenal sebagai siswi cerdas. Bungsu di antara dua bersaudara itu aktif dalam kegiatan karya ilmiah remaja (KIR). Dia termasuk anak cerdas dan istimewa. ”Jika ada lomba tingkat nasional, pesertanya diambil dari kelas ini,” kata guru bimbingan dan konseling (BK) SMAN 1 Gresik Siti Fathonah.
Saat masih di SMP Negeri 3 Gresik, Rifka terpilih sebagai duta lingkungan. ”Dia cerdas. Di usia sebelia itu, dia sudah tahu banyak dan peduli lingkungan,” tutur Yudo Siswanto, mantan kepala SMPN 3 Gresik.
Begitu masuk SMAN 1 (Smansa), Rifka mewakili Kabupaten Gresik dalam lomba perencanaan wilayah kota (PWK) di Universitas Gadjah Mada Jogjakarta pada Mei 2016. Karya Rifka dan kawan-kawan yang berjudul Mewujudkan SekolahHijau Melalui Penataan SEKAR (Sampah, Energi, Kantin, Air, dan Ruang Terbuka Hijau) terpilih sebagai pemenang.
”Peran Rifka sangat besar,” kata Ririn Tryanita, teman sekelas Rifka. Tim itu sedang bersiap mengikuti lomba lingkungan di Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya. ”Kami sudah janjian diskusi makalah siang ini (kemarin, Red). Tapi, dia meninggal,” ujar Ririn dengan suara sesenggukan. Dia menangis.
Tragedi yang menimpa Rifka mengundang empati wali murid dan pendidik. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Mahin mengingatkan kembali kepada para pelajar di Kota Giri agar memperhatikan keselamatan. Sekolah juga diminta rajin-rajin melakukan sosialisasi kepada siswa dan wali siswa soal larangan membawa kendaraan bermotor jika belum punya SIM.
Dispendik sudah dua kali melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Satlantas Polres Gresik. Mahin juga mengingatkan para orang tua agar memantau buah hatinya. ”Ini demi keselamatan anak-anak kita,” kata Mahin.
Keluarga besar dinas pendidikan menyatakan sangat kehilangan dan berbelasungkawa atas kepergian murid berprestasi tersebut. ”Semoga amal ibadah Ananda Rifka diterima oleh Allah dan kesalahannya diampuni. Keluarga diberi kekuatan dan ketabahan,” ucap Mahin yang sedang berada di Jakarta tadi malam.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Gresik Soemarno juga mengaku kehilangan salah seorang kader lingkungan terbaik di Gresik. Menurut Soemarno, Rifka sangat aktif sebagai duta lingkungan. Dalam kegiatan adiwiyata dan hari lingkungan hidup, Rifka selalu tampil. ”Kami berduka dengan musibah ini,” tutur Soemarno. (mar/c10/roz/sep/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
