
KELAS KAKAP: Barang bukti berupa motor gede Dimas Kanjeng dilimpahkan dari Polda Jatim ke Kejati Jatim.
JawaPos.com – Barang sitaan yang tersimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Probolinggo terus meningkat dari tahun ke tahun. Tercatat, sejak 2016 sampai awal 2017, ada 108 register.
Setiap register berisi paling banyak seribu benda dan paling sedikit satu benda. Kebanyakan barang sitaan itu berupa kendaraan roda dua dan empat. Semuanya disimpan di kantor Rupbasan, tepatnya di halaman belakang.
Kepala Subsi Pengamanan dan Pengelolaan Rupbasan Kelas II Probolinggo Didik membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, setiap tahun, barang sitaan yang umumnya menjadi barang bukti (BB) di Rupbasan memang meningkat. Namun, Rupbasan masih bisa menampung semua barang sitaan tersebut. Barang sitaan akan berkurang atau bisa dikeluarkan setelah kasusnya divonis.
”BB yang sudah divonis biasanya akan diproses dengan dua cara. Yakni, masuk bursa lelang atau dikembalikan kepada pihak terkait. Bergantung pada putusan pengadilan,” imbuhnya.
Sampai kini, barang sitaan yang sudah diproses mencapai 60 persen. Itu pun masih berada pada tahap penyidikan. Berikutnya, tahap penuntutan mencapai 30 persen dan yang sudah divonis 10 persen. Barang sitaan didominasi BB kecelakaan lalu lintas dan kriminal. ”Untuk barang sitaan korupsi, sampai saat ini tidak ada,” ujarnya.
Ada juga barang sitaan dari kasus yang melibatkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, penasihat Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Yakni, tiga Toyota Avanza. ”BB itu merupakan bukti kasus dugaan pembunuhan yang melibatkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi,” katanya. (hn/c5/end/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
