Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2017 | 16.42 WIB

Maling Gelap Mata Bobol SDN Cemengkalang Lagi

TKP: Lubang yang dipergunakan kawanan pencuri masuk ke ruang kepala sekolah dan guru SDN Cemengkalang. - Image

TKP: Lubang yang dipergunakan kawanan pencuri masuk ke ruang kepala sekolah dan guru SDN Cemengkalang.

JawaPos.com – Staf dan guru SDN Cemengkalang, Sidoarjo kaget bukan kepalang Kamis (19/1) pagi. Betapa tidak. Saat masuk ke sekolah, seluruh arsip dan laci yang berjejer di ruang guru berantakan. Sekolah di Jalan Raya Cemengkalang 517, tepatnya di depan kantor Samsat Sidoarjo, itu kembali menjadi korban pembobolan kawanan maling.


Kejadian itu bukan yang pertama. Tujuh bulan lalu atau Juni 2016, peristiwa serupa terjadi. Saat itu, meja dan sejumlah loker SDN Cemengkalang berantakan. Sebuah laptop dan DVD untuk alat peraga pelajaran raib. Komplotan pencuri masuk dengan membobol atap asbes ruang kepala sekolah. Total kerugian mencapai Rp 7 juta.


Nah, pada hari itu penjahat masuk tidak melewati atap, tetapi menjebol tembok dan jendela kaca di ruang kepala sekolah. Ruang kepala sekolah menjadi jalan masuk lantaran letaknya berbatasan langsung dengan musala sekolah dan Jalan Raya Cemengkalang.


Kepala SDN Cemengkalang Siti Qowiyah menuturkan, pihaknya sangat terkejut ketika menerima kabar dari M. Sui’in, salah seorang penjaga sekolah. ’’Sekitar jam 05.00, Pak Sui’in datang ke rumah dan melaporkan kejadian tersebut,’’ jelasnya. Siti pun bergegas menuju sekolah.


Dia mengungkapkan, sekolahnya dijaga dua petugas selama 24 jam. Keduanya saling bergantian dalam menjaga sekolah. Saat kejadian, Sui’in mengaku tidak mendengar suara yang mencurigakan. Semua baik-baik saja. Dia baru mengetahui ruang kepala sekolah telah dibobol ketika hendak menuju toilet musala. Ternyata, ada lubang dengan lebar dan tinggi sekitar satu meter.


Setelah dilakukan pemeriksaan, beberapa barang hilang. Ada dua laptop yang hilang. Yakni, merek Acer yang kerap digunakan untuk kegiatan olahraga. Satu lagi bermerek HP yang digunakan untuk kegiatan administrasi dan input data nilai siswa Kerugian diperkirakan mencapai Rp 8 juta. ’’Sementara itu saja yang hilang. Kami sudah melapor ke polisi,’’ katanya.



Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Manang Soebeti menyatakan, kasus tersebut akan ditangani jajaran Polsek Kota. Namun, pihaknya akan menyiapkan beberapa rencana untuk mengungkap pembobolan tersebut. ’’Sementara tim kami akan memperdalam dulu kasusnya,’’ katanya. (jos/c5/hud/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore