Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2017 | 09.41 WIB

Tak Ada Wajah Baru dalam TC Timnas Basket di Surabaya

Nama-nama yang mengikuti TC di Surabaya masih sama seperti saat di Batam. - Image

Nama-nama yang mengikuti TC di Surabaya masih sama seperti saat di Batam.

JawaPos.com - Timnas basket bakal menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) tahap kedua di Surabaya mulai 23-26 Januari. Dari nama-nama yang dipanggil, tak ada perubahan dibanding saat training camp tahap pertama di Batam.


Pelatnas menuju SEA Games 2017 itu memang menjadi lanjutan sesi pertama yang dihelat di Batam. "Yang dipanggil masih sama dengan training camp kami yang pertama, 15 orang. Sampai saat ini belum ada perombakan," kata salah satu pelatih timnas, Antonius Ferry Rinaldo, yang juga pelatih Aspac Jakarta. 


Rencana pelatnas itu sesuai dengan skenario PP Perbasi yang menyisipkan pelatnas dalam liga. Sebagai informasi, seri I Indonesian Basketball Leauge dihelat di Surabaya.


Selama menjalani pelatnas nanti, para pemain tidak hanya latihan tetapi menjalani dua uji coba dengan tim lokal yang ada di sana, seperti CLS Knight dan Pasific Caesar pada 27-28 Januari. 


"Tentu akan ada tune up games dengan tim-tim yang ada di kota itu. Kita tidak mungkin dengan tim lain karena perlu dana banget," katanya.


Layaknya program training camp basket pada SEA Games sebelumnya. Sistem TC buka tutup ini juga dilakukan. Bedanya, jadwal liga yang saat ini sangatlah padat. 


"Kalau masalah efektif, ya masih tetap efektif karena mayoritas pemain hanya ada yang notabene tim atas. Dengan pemain dari tim atas ini sudah pasti memiliki suatu program yang baik dari segi fisik, teknik, skill, sehingga ketika mereka kembali ke tim tidak masalah karena terjaga kondisinya," kata pria yang karib disapa Inal itu.


"Kemudian yang kedua skill pemain juga terjaga dan pemain pun pasti menjaga performance-nya karena kalau tidak, dia pasti merasa 'wah kalau saya turun performanya, bisa dicoret nih. Jadi seperti itu," ujar Inal lagi. 


Lagi pula, kata Inal, tidak mungkin training camp dilakukan dengan jeda waktu yang hanya sepekan. Para pemain perlu waktu jeda lebih banyak atau minimal dua minggu dari seri 1 ke seri ke 2-nya. "Jadi seminggu untuk rest lalu latihan," pungkas dia. (mcy/fem/is/k18/ira/JPG) 

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore