
Plt Kepala BBPOM Pekanbaru Adrizal memperlihatkan salah satu produk makanan ilegal usai penggerebekan produk ilegal.
JawaPos.com - Tingginya permintaan barang kebutuhan pangan menjelang Imlek dimanfaatkan oleh Asiong untuk mengedarkan makanan dan obat-obat ilegal di Kota Pekanbaru.
Aksi Asiong ini akhirnya diketahui oleh petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru. Sehingga barang-barangnya miliknya itu yang bernilai Rp 500 juta itu disita petugas. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran bahan pangan ilegal. Ketika kami selediki ternyata gudangnya ada di sini," ujar Plt Kepala Balai POM Pekanbaru, Adrizal yang dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), (20/1).
Adapun jenis barang-barang yang disita terdiri dari bahan pangan berupa crakcers, Mie Instan, Biskuit dan permen. Barang-barang ini dinyalir diedarkan di sekitar Pekanbaru. Namun dalam penggerebekan itu, petugas tidak melakukan penahanan terhadap Asiong. Pasalnya pemilik barang ilegal itu dianggap kooperatif memberikan keterangan.
Adrizal menambahkan, menelang tahun baru imlek potensi peredaran bahan pangan ilegal dari luar negeri akan meningkat. Sebab permintaan menjelang imlek untuk parsel akan meningkat drastis.
Sementara itu Asiong mengaku, bahwa bisnis terlarangnya baru dijalani selama sembilan bulan terakhir. Dia memasarkan produknya ke toko-toko yang berada di Pasar Bawah. "Saya lempar di Pekanbaru saja bang. Baru sembilan bulan ini. Ya toko-toko di pasar bawah itu," ujarnya.
Disebutkannya, barang-barang miliknya itu berasal dari Dumai, dengan nama pemiliknya Aseng. "Saya dapatnya dari dia. Bos besarnya ya dia. Saya cuma menjalankan saja. Cuma anak buah saya ini," pungkasnya. (dik/iil/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
