
Tono Suratman usai melantik Wiranto sebagai ketum PBSI
JawaPos.com - Ketum PBSI baru, wiranto, menjawab permintaan KONI soal permudah anggaran. Dia akan mengusahakan sebaik mungkin agar anggaran PBSI tak datang terlambat.
Persoalan anggaran ini memang sangat kompleks. Sebab, kalau anggaran datang terlambat maka semuanya juga akan terbelangkai.
Hal ini yang disoroti Ketum KONI, Tono Suratman. Dia berharap kepada Wiranto yang dekat kepada Presiden Joko Widodo agar mengupayakan aggaran agar tak datang terlambat.
"Soal itu dan berimbas kepada pembinaan terlambat, maka memang upaya tanpa biaya tak akan mungkin berjalan semestinya. Itu yang nanti akan kami usahakan," ujar Wiranto kepada wartawam.
Wiranto sendiri bertekad memajukan bulu tangkis Indonesia yang belakangan melorot. Namun, itu dapat dia lakukan andai semua pihak mendukung.
"Maka itu, kami mohon dukungan dan bimbingan agar tugas yang kami emban dapat mewujudkan harapan masyarakat membangun kejayaan bulu tangkis Indonesia di dunia," tandas dia. (ies/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
