
Menkumham Yasonna Laoly
JawaPos.com - Pembatasan pidato bagi para menteri dan pejabat negara yang dikeluarkan Istana Negara didukung Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Dia mengaku akan menjalankannya. "Itu baik," ujar Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1).
Di Indonesia, kata dia, awal pidato terlalu banyak sambutan atau ucapan kedatangan bagi pejabat yang hadir. Bahkan bisa menghabiskan waktu sepuluh menit. Menurutnya itu tidak perlu dilakukan. "Kalau kita kan, yang terhormat saja sepuluh menit. To the poin aja, ladies and gentlemen," sambungnya.
Politikus PDIP itu mengatakan, memang seharusnya pidato dalam acara resmi tidak usah terlalu panjang. Cukup disampaikan intisarinya saja.
"Inti pokoknya, jangan terlalu banyak bunga-bunga. Kecuali misal, pembahasan tapi kalau pidato di situ semua lembaga negara, jangan panjang," tuturnya.
Namun diakui, untuk membuat pidato singkat berisi cukup sulit. "Buat pidato panjang gampang, membuat menjadi singkat memerlukan art," sebut mantan anggota DPR itu.
Akan tetapi menurut dia, semua pihak harus berlatih. Diapun memberikan contoh pidato Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama belum lama ini yang begitu singkat.
"Cuma sebentar. Itu sudah pidato panjang, farewell speech, singkat tapi mengena," pungkasnya. (dna/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
