Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2017 | 00.47 WIB

Wow! Rolls-Royce Menyuap Puluhan Miliaran Demi Amankan Tender Garuda Indonesia

MOHON MAAF: Aktivitas pekerja di pabrik Rolls-Royce di Eropa. - Image

MOHON MAAF: Aktivitas pekerja di pabrik Rolls-Royce di Eropa.


JawaPos.com – Raksasa manufaktur mesin  Rolls-Royce melayangkan permohonan maaf di pengadilan. Perusahaan itu memohon maaf setelah ketahuan membayar suap dalam bentuk mobil mewah serta uang cash belasan miliar kepada pemangku jabatan demi melancarkan bisnis mereka di enam negara. Yang mengejutkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang mereka suap. Selain Indonesia, ada Rusia dan Tiongkok.



Perusahaan multinasional yang berbasis di Inggris itu menyatakan hal tersebut di pengadilan tinggi London, Inggris, pada Selasa (17/1). Permohonan maaf tersebut dikeluarkan sehari setelah mereka setuju membayar pinalti sebesar Rp 11 triliun untuk menyelesaikan tuduhan suap yang berlangsung bertahun-tahun itu.



Jumlah pinalti yang dibayarkan tersebut seiring penyelidikan dari tiga negara – Inggris, Amerika Serikat, dan Brasil. Ketiga negara ini, lima tahun yang lalu, melayangkan tuduhan kalau Rolls-Royce menyewa makelar untuk membayarkan suap demi memenangkan tender. ”Ini adalah penyelidikan individual terbesar yang di lakukan SFO sampai saat ini,” ujar Richard Whittam, pengacara untuk Serious Fraud Office (SFO) atau lembaga antikorupsi Inggris yang menyelidiki kasus-kasus suap di dunia.



Dari penyelidikan yang sudah dilakukan terungkap betapa praktek suap Rolls-Royce berlangsung lebih dari tiga dekade. Di Indonesia, Rolls-Royce memberikan USD 2.25 juta (setara Rp 30,1 miliar) dan sebuah mobil Rolls-Royce Silver Spirit kepada individual demi mengamankan kontrak Rolls-Royce.



Kontrak yang dimaksud berupa pembelian mesin jet Trent 700 yang digunakan untuk Garuda Indonesia. Selain itu, Rolls-Royce juga menyuap perwakilan dari peserta lelang lain agar mereka gagal mengikuti tender dengan alasan teknis. Kegagalan itu menyebabkan tender Rolls-Royce berjalan mulus. Sayang, tidak diungkapkan kapan penyuapan itu dilakukan dan siapa yang mendapatkan uang serta mobil haram tersebut. Selain di Indonesia, penyuapan serupa juga terjadi di Thailand, India, Nigeria, Tiongkok, dan Rusia. (The Guardian/tia)










Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore