
FIA sudah siap bekerja sama dengan pemilik baru F1 Liberty Media
JawaPos.com - Akusisi Liberty Media pada Formula 1 tinggal selangkah lagi. FIA sudah mengonfirmasi bahwa mereka siap bekerja sama dengan Liberty terkait kompetisi ini.
Liberty baru saja melakukan presentasi terkait rencana mereka untuk F1 dan menjawab beberapa pertanyaan anggota terkait segala hal yang ingin mereka lakukan kepada F1 sendiri.
"Liberty , Grup Formula 1, dan FIA siap berkolaborasi untuk menciptakan hubungan kontstruktif demi melanjutkan kesuksesan. Kami ingin terus mengembagkan Formula 1 dalam jangka panjang," ujar pernyataan resmi FIA.
"Kami percaya Liberty sebagai organisasi media dengan kemampuan spesial dalam olahraga dan entertainment, bisa mengembangkan F1 Championship."
Melihat kepercayaan besar itu, bukan tak mungkin FIA dan Liberty bisa menjalankan kerja sama yang baik demi Formula 1 yang lebih istimewa lagi.
"FIA tak sabar untuk bekerja bersama dengan pemilik baru untuk mengembangkan spektakel global untuk semua stakeholder," pungkas dia. (rap/JPG)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
