
Kepulan asap kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat.
JawaPos.com - Ratusan petugas pemadam kebakaran masih berusaha menjinakkan api di Pasar Senen Jakarta Pusat. Penambahan unit pemadam kebakaran terus dilakukan guna memaksimalkan pemadaman.
"Total sekarang sudah 56 unit pemadam dari semua daerah," kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Subejo di, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1).
Menurut dia, selain penambahan unit, jumlah anggota pemadam kebakaran juga terus ditambah. Sampai siang ini, total ada 250 petugas pemadam sudah ditempatkan di lokasi.
Subejo mengakui, pemadaman terkendala banyak hal. Utamanya, soal pasokan air. Banyak material yang mudah terbakar juga jadi kendala sendiri bagi petugas menjinakkan api. "Lalin padat jadi kendala juga," kata Subejo.
Petugas hingga pukul 12.30 WIB masih terus berusaha memadamkan api. Petugas fokus menjinakkan titik api yang ditemukan di lantai dua. Pemadam dilakukan menggunakan air dengan ditambah busa. Petugas dipacu waktu, sebab api tampak sudah mendekat menuju Blok III Pasar Senen. (elf/JPG)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
