
Ilustrasi
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa penggeledahan sejumlah lokasi di Jakarta sejak Rabu (18/1) kemarin terkait penyidikan kasus baru yang tengah ditangani. Penggeledahan itu terkait kasus dugaan suap lintas negara bernilai jutaan Dollar Amerika.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, kemarin penyidik menggeledah empat lokasi di sekitar wilayah Jakarta Selatan.
"Ada indikasi suap lintas negara yang kita tangani. Nilai suapnya cukup signifikan, jutaan Dollar Amerika," kata Febri saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (19/1).
Meski demikian, Febri lagi-lagi enggan membeberkan secara rinci kasus baru yang tengah disidik KPK. Termasuk, kemungkinan sudah ada pihak yang ditetapkan tersangka dalam kasus itu.
"Kami belum bisa sampaikan secara rinci karena tim masih bergerak. Rinciannya akan kami sampaikan segera," ujar Febri.
Rabu (18/1) sekitar pukul 23.00 WIB malam lalu, penyidik membawa beberapa koper hasil penggeledahan. Informasi dihimpun, geledah itu terkait kasus pengadaan barang di BUMN di bidang transportasi. (Put/jpg)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
