Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Januari 2017 | 18.07 WIB

Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan, Kementan Gandeng PKK

Andi Amran Sulaiman - Image

Andi Amran Sulaiman

JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mencanangka Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabai) dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Untuk menyukseskan program tersebut Kementan bersama Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar rapat di Kantor Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Jakarta, Rabu (18/1).

Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan, potensi lahan pekarangan yang ada di Indonesia mencapai 10,3 juta hektar. Bila lahan tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal, dia optimistis dapat menyelesaikan permasalahan kenaikan harga beberapa komoditas.

”Tadi kami rapat bersama Ketua PKK, kami akan menggencarkan program pemanfaatan pekarangan secara masif seperti beras dan jagung. Kami akan memanfaatkan seluruh BPTP melakukan pembibitan seperti cabai, sayur, dan buah-buahan tertentu yang diperuntukkan perkarangan rumah tangga yang memungkinkan untuk ditanami,” ujar Amran.

Mentan menambahkan, bibit-bibit tersebut akan diberikan gratis untuk ditanam di pekarangan rumah anggota PKK di seluruh Indonesia dan akan diberikan pendampingan dari penyuluh yang ada di desa dan kabupaten.

”Bibit yang dihasilkan BPTP nanti akan diberikan gratis. Mereka akan diberikan pendampingan juga, ada 1.000 pendamping. Mereka akan membantu seperti misalnya ada masalah penyakit di tanamannya dan sebagainya,” jelas Amran.

Tidak hanya untuk tanaman, pemanfaatan lahan pekarangan ini juga akan diberdayakan untuk pengembangan ayam petelur atau tambak perikanan skala rumahan apabila lahannya memungkinkan.

”Pekarangan rumah tangga ini tidak hanya untuk tanaman, apabila memungkinkan, juga bisa untuk pengembangan ayam petelur atau tambak perikanan yang untuk konsumsi sendiri atau dijual,” tambah Mentan.

Untuk menyukseskan program ini, Mentan mengaku akan mengupayakan anggaran hingga Rp 100 miliar. Bantuan akan diberikan kepada kelompok wanita/dasawisma yang beranggotakan minimal 15 rumah tangga yang berdekatan dalam satu kawasan.

”Akan diupayakan anggaran Rp 100 miliar. Bantuan untuk satu kelompok mencapai Rp 15 juta. Bantuan itu untuk infrastruktur seperti kebun bibit dan pengairan sederhana Rp 6 juta, demplot Rp 2 juta, dan pengembangan pekarangan anggota Rp 7 juta. Bibitnya kami berikan gratis,” papar Amran.

Dalam rencana aksi ini, lanjut Mentan, akan melibatkan berbagai instansi di lingkungan Kementan. Kegiatan kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) akan ditangani BKP, Tanam Cabai Rawit ditangani Ditjen Hortikultura, Pengembangan Ayam KUB ditangani Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jagung ditangani Ditjen Tanaman Pangan, bantuan Alsintan ditangani Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, dan pendampingan teknologi ditangani Badan Litbang Pertanian.

Dalam rapat ini dihadiri Ketua PKK, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Endang Nugrahani Pramono Anung, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, dan Kepala Badan Pangan Kementan Gardjita Budi. (nas/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore