
Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Chandra Hermawan meminta keterangan dua anak-anak yang mencuri motor di lingkungan masjid Jalan P Suryanata.
JawaPos.com - Nyali dua bocah laki-laki berinisial AR dan MI kelewat berani. Keduanya yang sama-sama berusia 13 tahun itu nekat mencuri motor di lingkungan masjid, di kawasan Pangeran Suryanata, Samarinda.
Hebatnya lagi, AR yang bertugas sebagai eksekutor mengambil kunci motor dari badan pemilik motor Honda Supra X yang mereka curi. Sedangkan MI mengawasi keadaan sekitar. AR perlahan menarik kunci di jaket pemilik motor yang namanya tak diketahui pasti, saat sedang tidur di teras masjid.
"Om yang punya motor lagi tidur nyenyak di teras masjid. Kuncinya diam-diam diambil dari jaket di badannya," terang AR ketika bercerita kepada Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Chandra Hermawan, dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Kamis (19/1).
Setelah itu AR dan MI membuka kunci stang. Kemudian dua sekawan itu mendorong motor hingga beberapa meter. Begitu merasa aman, RI dan AR menghidupkan motor.
"Setelah itu kami pakai jalan-jalan ke Tepian Mahakam. Kejadiannya Jumat (13/1) sekitar pukul 12 malam," tutur AR yang mengaku sempat sekolah hingga bangku kelas 1 SMP di kawasan Muara Wahau, Kutai Timur (Kutim).
Begitu selesai jalan, MI dan AR memarkir motor curian di sekitar tempat tinggal mereka di Jalan Pangeran Suryanata, tak jauh dari masjid tempat mereka melakukan pencurian.
Kedok AR dan MI terbongkar saat anggota Polsekta Samarinda Ulu memergoki keduanya membongkar kios buah di Jalan P Suryanata, Rabu (18/1) dini hari. "Saat itu patroli kami curiga karena ada anak-anak berkeliaran dini hari. Kebetulan ada laporan warga yang curiga," ulas Chandra.
Saat diinterogasi, MI dan AR juga mengaku pernah mencuri motor. "Kebetulan hasil penyelidikan kami, ciri keduanya (MI dan AR, red) sama dengan kasus pencurian motor yang pernah dilaporkan seminggu sebelumnya," beber Chandra.
Dari petunjuk MI dan AR pun berhasil mengamankan motor curian. "Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Namun kami tetap melakukan penanganan khusus, sesuai aturan penanganan terhadap pelaku di bawah umur. Kami akan melibatkan instansi terkait dalam melakukan penanganan perkara yang dilakukan anak-anak di bawah umur ini," ujar Chandra mengakhiri. (rin/fab/JPG)

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
