Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Januari 2017 | 15.09 WIB

Kok Bisa! Napi Kabur Bawa Motor Sipir Lapas...

Kepala Pengamanan Lapas Klas IIA Pekalongan Saefudin menunjukkan identitas dan foto Darwanto alias Brewok, napi yang kabur dari lapas setempat, kemarin (18/12). - Image

Kepala Pengamanan Lapas Klas IIA Pekalongan Saefudin menunjukkan identitas dan foto Darwanto alias Brewok, napi yang kabur dari lapas setempat, kemarin (18/12).

JawaPos.com - Narapidana Lapas Klas IIA Pekalongan bernama Darwanto alias Brewok alias Sudiro alias Masrokhan (41) tergolong nekat. Meski menjadi warga binaan asimilasi, dia memilih kabur pada Senin (16/12). Parahnya, pelaku juga membawa kabur motor milik sipir lapas.

Kepala Pengamanan Lapas Klas IIA Pekalongan Saefudin menyatakan, kaburnya warga binaannya itu tidak disangka-sangka petugas. Darwanto merupakan napi pindahan dari Lapas Kendal dan menjalani pidana penjara selama dua tahun karena kasus pencurian (Pasal 363 KUHP). Dia ditahan di Lapas Klas IIA Pekalongan sejak 12 Maret 2016 dan rencananya akan ekspirasi atau bebas pada 20 Juni 2017.


"Sebab dia selama ini sudah berkelakuan baik, sopan, tutur katanya baik. Dia juga bekerja dengan baik. Kami tidak menyangka dia akan kabur. Kita tertipu lah barangkali. Ibaratnya, dia durhaka kepada kami selaku orangtuanya di sini yang membinanya," ungkapnya kepada sejumlah awak media, Rabu (18/12).

Saefudin menuturkan, Brewok diperkirakan kabur antara pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Sebelum kabur, awalnya pada pukul 08.00 WIB Brewok seperti biasanya melaksanakan rutinitas kegiatan asimilasi. Dia dipekerjakan di luar tembok tahanan, antara lain membersihkan halaman luar Lapas Pekalongan bersama lima orang rekannya sesama warga binaan.

"Dia keluar bareng-bareng temannya untuk kerja di luar, sambil dikawal petugas. Kemudian pukul 12 siang mereka istirahat siang, makan siang dan sebagainya," katanya.

Setelah makan siang, Brewok masih terlihat berada di sekitaran lapas. Sampai sekitar pukul 14.00, yang bersangkutan juga masih ada. Kemudian Brewok sempat minta izin untuk membeli es di warung. Setelah itu, keberadaan yang bersangkutan tidak diketahui.

Menurut Saefudin, diperkirakan sebelum memutuskan untuk kabur Brewok sempat melihat kunci kontak salah seorang petugas lapas yang tergeletak di meja kerja. Sedangkan saat itu petugas yang mengawal sedang makan. "Lalu dia kabur sambil membawa sepeda motor milik salah satu petugas kami yang diparkir di tempat parkir," ungkapnya.

Kaburnya Brewok itu baru diketahui, setelah petugas tidak melihat kunci sepeda motor yang semula ada di meja. Setelah dicek di tempat parkir, ternyata sepeda motor Honda Vario Techno warna hitam No Pol G-5426-FH sudah tidak ada di tempatnya.

"Ketika tahu motornya tidak ada, petugas kami kaget. Dicek, ternyata Darwanto juga tidak ada. Dicari-cari di sekitar lapas, tidak ada, di sekitar rumah dinas petugas juga tidak ada," tuturnya.

Sampai pukul 16.30 WIB yang semestinya batas waktu para warga binaan berstatus asimilisasi kembali ke dalam lapas, Darwanto alias Brewok tak juga kembali ke dalam lapas. Sebelum ketahuan kabur, Brewok memakai kaos seragam bertuliskan WBP Lapas Klas IIA Pekalongan warna hijau.

Akhirnya, petugas Lapas Klas IIA Pekalongan terus melakukan pencarian, sampai ke alamat rumah keluarganya di daerah Kendal. "Setelah kita cari ke sana, kita tanya ke keluarganya, ternyata juga tidak ditemukan," ungkap Saefudin.

Saefudin kembali menegaskan bahwa warga binaan atas nama Darwanto alias Brewok itu selama menjalani hukuman di Lapas Klas IIA Pekalongan berkelakuan baik.

"Dia juga rajin, ikut bekerja di bengkel kerja di dalam lapas. Di luar pun, dia menunjukkan perilaku baik. Yang pasti, dia bisa menjalani proses asimilisasi karena sudah memenuhi berbagai prosedur. Sudah melalui sidang TPP dan sebagainya. Benar-benar kita tidak menyangka dia akan kabur," katanya. (way/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore