
Jeonbuk Hyundai Motors saat juara Liga Champions Asia 2016
JawaPos.com - Kabar buruk menghampiri Jeonbuk Hyundai Motors, klub asal Korea Selatan. Mereka dilarang tampil di Liga Champions Asia (AFC Champions League) 2017 oleh AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) meski statusnya adalah juara bertahan.
Larangan tersebut dijatuhkan setelah Jeonbuk terlibat dalam skandal pengaturan skor di K-League. Artinya, Jeonbuk tak bisa mempertahankan gelar juara Liga Champions Asia yang diraihnya pada 2016.
Seperti diketahui, klub asuhan Choi Kang-hee itu menjadi juara Liga Champions Asia 2016 usai mengalahkan Al-Ain dengan agregat 3-2.
"AFC memutuskan bahwa Jeonbuk tak bisa berpartisipasi di Liga Champions Asia 2017 lantaran terkait langsung dalam skandal pengaturan skor di K-League musim 2013 dan 2014," sebut pernyataan resmi AFC.
Tempat Jeonbuk digantikan oleh Jeju United yang pada musim lalu berada di peringkat ketiga K-League di bawah Jeonbuk. Jeju langsung berlaga di fase grup. Sedangkan tiket babak kualifikasi milik Jeju diberikan kepada Ulsan Hyundai.
Musim lalu, Jeonbuk dikurangi 9 poin dan denda 85 juta dolar AS oleh KFA. Pejabat dari Jeonbuk terbukti memberikan uang kepada wasit pada musim 2013. Pengurangan poin tersebut membuat gelar juara K-League 2016 menjadi milik FC Seoul.
Terkait larangan tersebut, juara K-League sebanyak 4 kali itu bakal mengajukan banding. Jeonbuk akan menyampaikan nota banding ke CAS (Court of Arbitration for Sport). (epr/JPG)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
